BALI — Penurunan harga jual ini juga membawa serta harga buyback atau harga yang diterima nasabah saat menjual kembali emasnya ke Antam. Pada hari ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp 2.393.000 per gram, turun Rp 21.000 dibandingkan posisi kemarin.
Sepanjang tahun ini, harga emas Antam sempat menyentuh rekor tertinggi pada 29 Januari 2026, di mana harga per gram tembus Rp 3.168.000 dan buyback di level Rp 2.989.000. Posisi saat ini masih jauh dari rekor tersebut.
Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, berikut harga emas Antam di Butik Emas Gedung Antam per 8 Juli 2026:
Koreksi harga emas Antam sejalan dengan pelemahan harga emas dunia. Pada perdagangan Selasa (7/7), harga emas spot turun 0,6% ke US$ 4.141,16 per ons. Kontrak berjangka emas untuk pengiriman Agustus juga melemah 0,2% ke US$ 4.157,40.
Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan pasar mulai menyadari bahwa The Fed masih sangat fokus pada pengendalian inflasi. “Suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama tampaknya menjadi jalur yang paling mungkin,” ujarnya. Peluang kenaikan suku bunga pada September kini diperkirakan mencapai 60%, berdasarkan CME FedWatch Tool.
Emas biasanya tertekan saat suku bunga tinggi karena aset ini tidak memberikan imbal hasil. Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah ikut mempengaruhi sentimen. Dua kapal tanker dilaporkan dihantam di Selat Hormuz, sementara Iran menolak pembicaraan damai lebih lanjut kecuali Presiden AS Donald Trump menghentikan ancamannya. Harga minyak naik tipis menyusul berita tersebut.
Di tengah tekanan harga, bank sentral China tercatat masih setia membeli emas. Cadangan emas Negeri Tirai Bambu mencapai 75,44 juta troy ons pada akhir Juni, naik dari 74,96 juta pada bulan sebelumnya. Ini merupakan bulan ke-20 berturut-turut China menambah cadangan emasnya.
Sementara itu, Hong Kong meluncurkan sistem kliring pusat untuk emas pada Selasa dan menghidupkan kembali perdagangan berjangka emas. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat cadangan regional logam mulia.
Pelemahan harga emas Antam dalam dua hari terakhir menjadi sinyal bagi investor emas batangan untuk mencermati pergerakan suku bunga global dan tensi geopolitik yang masih berlangsung.