Bali Utara, yang berpusat di Kabupaten Buleleng, menawarkan suasana berbeda dari hiruk pikuk Bali Selatan yang ramai. Kawasan ini menyuguhkan wisata alam yang lebih tenang, jauh dari keramaian turis.
Dengan bentang alam yang bervariasi, dari pesisir pantai hingga pegunungan sejuk, Bali Utara menjadi alternatif menarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda saat berkunjung ke Pulau Dewata.
Bagi Anda yang ingin menjelajahi sisi lain Bali yang lebih autentik, berikut tiga destinasi wisata di Bali Utara yang layak masuk daftar kunjungan.
Pantai Lovina menjadi ikon utama pariwisata Bali Utara. Berbeda dengan pantai-pantai di Bali Selatan yang berpasir putih, Lovina memiliki pasir hitam vulkanis yang eksotis dengan ombak yang jauh lebih tenang.
Daya tarik utama Lovina adalah pertunjukan kawanan lumba-lumba liar yang bisa disaksikan di tengah laut saat matahari terbit. Momen ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan yang datang jauh-jauh ke Bali Utara.
Untuk menyaksikan lumba-lumba, pengunjung bisa menyewa perahu tradisional atau jukung milik nelayan setempat yang akan membawa wisatawan mendekati habitat asli mamalia cerdas tersebut sejak dini hari.
Danau Beratan Bedugul terhampar luas di tengah pegunungan dengan udara sejuk yang menyegarkan, sangat kontras dengan suhu panas di kawasan pesisir Bali pada umumnya.
Ikon utama danau ini adalah Pura Ulun Danu Bedugul, pura cantik yang berlokasi tepat di tepi danau. Pura ini menawarkan pemandangan yang sangat indah, terutama saat kabut tipis menyelimuti permukaan air danau di pagi hari.
Tak jauh dari danau, terdapat Kebun Raya Bali yang menyimpan berbagai jenis flora dan fauna. Tempat ini menjadi destinasi sempurna untuk berjalan santai menikmati udara sejuk di antara pepohonan besar yang rindang.
Air Terjun Gitgit menjadi salah satu air terjun paling terkenal di Bali Utara, dengan ketinggian sekitar 35 meter yang dikelilingi pepohonan tropis rimbun. Lokasinya searah perjalanan menuju Bedugul dari Lovina.
Untuk mencapai air terjun, pengunjung akan melewati jalur trekking ringan yang menyusuri persawahan, kebun kopi dan cengkeh, serta deretan toko suvenir dan warung makan di sepanjang jalan setapak.
Dari pusat Pantai Lovina, Air Terjun Gitgit bisa ditempuh sekitar 35 menit perjalanan atau sekitar 20 kilometer, menjadikannya destinasi yang bisa digabungkan dalam satu rute perjalanan wisata Bali Utara.
Baca juga informasi lainnya di portal berita Pojok Bali.