GIANYAR — Dana pinjaman daerah itu dibagi untuk dua proyek besar di Pulau Dewata. Pemerintah Kabupaten Gianyar menerima fasilitas pinjaman sebesar Rp107,24 miliar, sementara Kabupaten Klungkung mendapatkan Rp68,6 miliar.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek SMI Faaris Pranawa menegaskan skema pinjaman ini dirancang fleksibel. "Infrastruktur yang kami biayai bukan sekadar aset fisik. Dukungan pembiayaan ini adalah bagian dari komitmen PT SMI mengawal pembangunan daerah di Bali," ujarnya di Jakarta, Rabu.
Kabupaten Gianyar memilih mengalokasikan dana terbesarnya untuk pendidikan. Sebanyak 131 sekolah yang tersebar di tujuh kecamatan akan menjalani rehabilitasi, mulai dari perbaikan ringan hingga berat.
Program ini tidak hanya menyentuh bangunan fisik. Fasilitas seperti perpustakaan dan laboratorium komputer juga akan dibangun di sekolah-sekolah yang membutuhkan. SMI memperkirakan lebih dari 60 ribu siswa bakal merasakan dampak langsung dari revitalisasi ini.
Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra menyebut langkah ini sebagai investasi jangka panjang. "Pendidikan itu investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Dengan dukungan PT SMI, kami bisa mempercepat revitalisasi sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih layak bagi siswa maupun tenaga pendidik," kata Mahayastra.
Kerja sama ini melengkapi portofolio SMI di Gianyar. Sebelumnya, perusahaan pelat merah itu juga membiayai pembangunan gedung olahraga (GOR), gedung C pusat pemerintahan, dan sejumlah ruas jalan kabupaten.
Sementara itu, Kabupaten Klungkung mengalokasikan dana Rp68,6 miliar untuk empat sektor sekaligus. Proyek yang dibiayai meliputi pembangunan jalan, penguatan fasilitas kesehatan, penataan kawasan permukiman, serta sarana penunjang pariwisata sebagai sektor unggulan daerah.
Proyek ini diperkirakan akan menyerap 367 tenaga kerja lokal. Hampir seluruh bahan bakunya juga berasal dari dalam negeri, sehingga diharapkan bisa menggerakkan ekonomi setempat.
Bupati Klungkung I Made Satria menyambut baik tambahan ruang fiskal ini. "Dukungan pembiayaan dari PT SMI memberi kami ruang fiskal yang lebih optimal untuk mempercepat proyek-proyek prioritas. Yang terpenting bagi kami, hasilnya nanti benar-benar bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.
Ini bukan kali pertama Klungkung bekerja sama dengan SMI. Sejak 2021, kedua pihak telah menjalin kemitraan senilai Rp62,18 miliar yang digunakan untuk perbaikan ruas jalan kabupaten dan penguatan fasilitas kesehatan.
Dukungan kepada Gianyar dan Klungkung melengkapi rekam jejak SMI di Bali. Perusahaan yang berstatus sebagai special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan itu tercatat telah menyalurkan pembiayaan ke sejumlah daerah lain, seperti Karangasem, Tabanan, Bangli, Badung, hingga Pemprov Bali.
Total komitmen efektif SMI di Pulau Dewata kini mencapai Rp5,43 triliun. Secara nasional, hingga Mei 2026, total komitmen pembiayaan daerah yang telah disalurkan SMI mencapai Rp37,41 triliun dengan outstanding sebesar Rp14,03 triliun.