BMKG Peringatkan Potensi Pasang Maksimum di Pesisir Bali hingga 19 Juli, Waspada Gelombang Tinggi

Penulis: Xander Situmorang  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:56:01 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi pasang maksimum di enam wilayah pesisir Bali hingga 19 Juli 2026.

DENPASAR — Peringatan dini ini menyasar sejumlah kawasan pesisir yang aktivitasnya terancam terganggu. Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho, menjelaskan dampak pasang maksimum bisa melumpuhkan kegiatan bongkar muat di pelabuhan, menggenangi permukiman pesisir, hingga mengganggu usaha tambak garam dan perikanan darat.

Enam Wilayah Pesisir yang Berpotensi Terdampak

Berdasarkan peringatan resmi yang dirilis pada 13 Juli 2026, berikut wilayah yang perlu waspada terhadap potensi pasang maksimum:

  • Pesisir selatan Kabupaten Jembrana
  • Pesisir selatan Kabupaten Tabanan
  • Pesisir Kabupaten Badung
  • Pesisir Kota Denpasar
  • Pesisir Kabupaten Gianyar
  • Pesisir selatan Kabupaten Klungkung

Waktu terjadinya pasang maksimum di setiap wilayah disebut berbeda-beda. Namun secara umum, kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga 19 Juli 2026.

Gelombang Tinggi Juga Mengintai Perairan Selatan Bali

Selain pasang maksimum, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan. Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi perairan selatan Bali, Selat Badung, Selat Lombok, dan Selat Bali bagian selatan. Kondisi ini menambah risiko bagi nelayan dan pelaku usaha wisata bahari yang beraktivitas di laut.

Imbauan untuk Nelayan dan Warga Pesisir

Pihak BBMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di area pesisir yang berisiko saat terjadi pasang tinggi. "Kami meminta nelayan, pelaku usaha wisata bahari, operator pelabuhan, hingga warga yang tinggal di kawasan pesisir agar meningkatkan kewaspadaan," ujar Cahyo Nugroho dalam keterangan resminya.

Masyarakat juga diminta mengamankan peralatan dan kapal yang bersandar, serta mengikuti arahan dari otoritas setempat apabila terjadi peningkatan tinggi muka air laut yang membahayakan keselamatan. Informasi cuaca dan maritim akan terus diperbarui oleh BMKG melalui kanal resmi BBMKG Wilayah III selama periode peringatan berlangsung.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: balipost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top