BALI — Modus penipuan oleh oknum tenaga penjual alias sales mobil masih marak terjadi. Kali ini, seorang oknum sales nekat meminta konsumen datang ke dealer untuk memberikan kesan transaksi resmi, padahal uang yang disetorkan justru dikuras untuk kepentingan pribadi.
Dalam video yang diunggah akun Instagram Kapolrestabes Surabaya, oknum sales tersebut membeberkan triknya. Konsumen yang membeli mobil secara tunai diminta memberikan tanda jadi Rp 5 juta dengan janji unit siap dalam waktu satu minggu.
"Konsumen ini kan beli tunai, saya minta tanda jadi Rp 5 juta. Saya meyakinkan readynya satu minggu lagi ya, bapak kapan pelunasan?" ujar oknum tersebut dalam video.
Setelah konsumen datang ke dealer untuk melanjutkan transaksi, oknum sales langsung memberikan selembar SPK. Ia kemudian mengarahkan konsumen untuk mentransfer uang ke rekening pribadinya, bukan ke rekening resmi dealer. "Pas di dealer tatap muka berdua gini saya kasih kertas SPK. 'Mas ta transfer ke dealer ta?' ke rekening saya aja biar nanti saya mudahkan," lanjutnya.
Dari total uang yang dibayarkan, Rp 2 juta di antaranya pura-pura disetorkan ke kasir agar transaksi terlihat sah. Sisanya masuk ke kantong pribadi oknum sales.
Kapolrestabes Surabaya mengimbau konsumen untuk tidak mudah percaya dengan janji unit cepat, terutama jika sales meminta transfer ke rekening pribadi. Transaksi aman hanya terjadi jika pembayaran dilakukan langsung di hadapan kasir dealer, dan uang dikirim ke rekening resmi perusahaan yang bisa dicek saat itu juga.
"Misal sales minta harus dilunasi, hari ini mobil dikirim nggak kaya gitu pak mekanismenya," pungkas oknum sales dalam video tersebut.
Bagi konsumen yang membeli secara kredit, iming-iming DP rendah juga patut diwaspadai. Oknum sales sering memanfaatkan skema kredit untuk menarik konsumen dengan janji cicilan ringan, lalu memanipulasi dokumen dan pembayaran di tengah jalan.
Penipuan semacam ini bisa dicegah jika konsumen selalu memastikan bukti setor tunai atau transfer tercantum nama dealer, bukan nama pribadi sales. Jika ragu, konsumen bisa meminta struk pembayaran dari kasir atau melakukan konfirmasi langsung ke bagian keuangan dealer.