KLUNGKUNG — Langkah konkret mewujudkan Nusa Penida Green Island 2030 mulai dijalankan Pemkab Klungkung. Bupati I Made Satria bersama Plt. Kepala Dinas Pariwisata I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya mendatangi kantor VinFast di Jakarta untuk menjajaki kerja sama pengadaan kendaraan listrik dan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Nusa Penida.
Target 100 Persen Energi Hijau di Nusa Penida pada 2030
Program Green Island tidak hanya berhenti pada kendaraan listrik. Pemkab Klungkung menargetkan Nusa Penida sepenuhnya menggunakan energi hijau dalam tujuh tahun ke depan. Bupati I Made Satria menyebut transisi menuju pariwisata berkelanjutan menjadi fokus utama pemerintah daerah.
"Kami berkomitmen penuh melakukan percepatan program Green Island di Nusa Penida. Fokus utama kami saat ini adalah transisi menuju kawasan pariwisata berkelanjutan melalui penerapan mobilitas hijau berbasis kendaraan listrik, yang akan kami jadikan sebagai proyek percontohan," ujar I Made Satria dalam pertemuan yang dihadiri Deputy CEO of Mobility Services Operations VinFast Nguyen Ngoc Thuy Linh dan jajaran manajemen lainnya.
SPKLU Bakal Dibangun, Jadwal Peluncuran Menyusul
Kesepakatan awal yang dihasilkan adalah penyusunan surat permohonan pembahasan kerja sama resmi antara VinFast dan Pemkab Klungkung. Rencananya, peluncuran program akan dipusatkan langsung di Nusa Penida, termasuk penentuan titik lokasi SPKLU yang akan berfungsi seperti SPBU khusus pengisian daya baterai mobil dan motor listrik.
Pemkab Klungkung dan VinFast sepakat bahwa jadwal resmi peluncuran akan ditentukan setelah seluruh proses administrasi dan legalitas hukum rampung. Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama tidak hanya bersifat seremonial, tetapi sudah memasuki tahap perencanaan teknis dan hukum.
Infrastruktur Pendukung: Jalan dan Air Bersih Juga Dibenahi
Program Green Island Nusa Penida tidak berdiri sendiri. Pemkab Klungkung menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur esensial lain juga akan berjalan bersamaan. Perbaikan akses jalan induk di Nusa Penida dan penyediaan fasilitas air bersih yang memadai menjadi prioritas untuk menunjang kenyamanan wisatawan.
Sinergi antara mobilitas ramah lingkungan dan infrastruktur yang kokoh diharapkan mampu menjadikan Nusa Penida sebagai pelopor kawasan wisata hijau yang mandiri energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.