Bandara Ngurah Rai Resmikan Jembatan Transfer Antar Terminal Internasional-Domestik, Waktu Pindah Pesawat Turun Drastis dari 90 Menit Jadi 15 Menit

Penulis: Usman Harun  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 10:15:31 WIB
Jembatan penghubung transfer Terminal Internasional-Domestik di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali diresmikan bertepatan dengan HUT ke-81 RI.

BADUNG — Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, resmi beroperasi mulai Senin (17/8/2026). Fasilitas ini menjadi kado HUT ke-81 Republik Indonesia dari pengelola bandara untuk meningkatkan kenyamanan penumpang yang melakukan transit atau pindah penerbangan.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menjelaskan bahwa proyek infrastruktur ini dirancang untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih mulus atau seamless journey. Sebelumnya, penumpang harus keluar masuk gedung terminal dan menempuh waktu hingga 90 menit untuk pindah dari terminal internasional ke domestik.

Efisiensi Waktu Transfer Penumpang dan Bagasi

Dengan adanya jembatan penghubung yang terintegrasi langsung, durasi perpindahan penumpang dari terminal kedatangan internasional menuju keberangkatan domestik dipangkas drastis menjadi sekitar 15 menit. Adapun untuk proses penanganan bagasi, estimasi waktu yang dibutuhkan kini kurang lebih 45 menit, turun signifikan dari catatan operasional sebelumnya yang mencapai 150 menit.

Sementara itu, untuk rute sebaliknya—dari kedatangan domestik menuju keberangkatan internasional—waktu transfer penumpang yang tadinya rata-rata 70 menit juga dipangkas menjadi 15 menit. Proses ini berlaku tanpa penumpang perlu keluar dari area terminal atau melakukan check-in ulang.

Siapa Saja yang Bisa Menggunakan Jembatan Transfer Ini?

Pada tahap awal pengoperasian, akses jembatan penghubung ini baru dapat digunakan oleh penumpang transfer dari sejumlah maskapai tertentu. Pihak pengelola menargetkan cakupan layanan akan terus diperluas secara bertahap hingga mampu melayani seluruh penumpang transfer, baik untuk rute internasional ke domestik maupun sebaliknya.

“Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik ini kami proyeksikan beroperasi pada 17 Agustus esok, serta menjadi kado persembahan bagi seluruh pengguna jasa bandara dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia,” ujar Nugroho Jati.

Dukungan Penuh Instansi dan Maskapai

Keberhasilan transformasi layanan ini tidak lepas dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di bandara. Manajemen menyebut dukungan penuh datang dari maskapai penerbangan, perusahaan ground handling, serta instansi Imigrasi, Bea Cukai, dan Karantina dalam menyukseskan alur baru yang lebih efisien ini.

Menjelang hari peresmian, manajemen bandara tengah merampungkan tahap finalisasi akhir. Pekerjaan tersebut meliputi penyempurnaan infrastruktur fisik dan interior jembatan, penyesuaian penunjuk arah (signage) di area terminal, serta pemenuhan aspek regulasi dan dokumen pendukung.

“Di tengah proses finalisasi tahap akhir ini, kami berupaya agar seluruh proses selesai tepat waktu, sehingga dapat menjadi kado manis persembahan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dalam momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” pungkas Nugroho Jati.

Reporter: Usman Harun
Sumber: kabarnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top