Suku Bunga KPR CIMB Niaga 2026 Terbaru: Mulai 3,75% dengan Beragam Pilihan Skema

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:58:31 WIB
CIMB Niaga menawarkan suku bunga KPR mulai 3,75 persen untuk masa fix satu tahun pada 2026.

CIMB Niaga kembali menawarkan berbagai pilihan kredit kepemilikan rumah yang bisa menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang ingin memiliki properti. Layanan ini mencakup pembiayaan rumah, apartemen, ruko, maupun pinjaman multiguna dengan plafon mulai dari Rp 100 juta dan tenor hingga 25 tahun.

Program KPR untuk properti primer maupun sekunder dari bank ini cukup digemari oleh banyak nasabah, berkat fleksibilitas dan beragam skema yang ditawarkan.

Suku Bunga Termurah di Tahun 2026

Pada tahun 2026, suku bunga termurah yang ditawarkan CIMB Niaga berada di angka 3,75% dengan masa fix selama 1 tahun.

Setelah periode tersebut berakhir, suku bunga akan berubah menjadi 8,25% untuk tahun ke-2 dan ke-3, lalu menjadi 10,25% pada tahun ke-4 dan ke-5, serta 11,25% untuk periode tahun ke-6 hingga ke-10.

Setelah masa tersebut, bunga akan mengikuti sistem floating yang disesuaikan dengan acuan suku bunga LPS untuk bank umum, ditambah antara 4% hingga 4,5%, tergantung paket KPR yang dipilih nasabah.

Fitur Unggulan KPR Xtra Manfaat

Salah satu keunggulan yang dimiliki KPR CIMB Niaga adalah fitur Xtra Manfaat, di mana cicilan bunga bisa berkurang apabila nasabah rutin menabung di produk tabungan Xtra Manfaat dari bank tersebut.

Selain produk KPR konvensional, bank ini juga menyediakan KPR Syariah yang dikelola oleh unit CIMB Niaga Syariah, sehingga nasabah memiliki lebih banyak opsi sesuai prinsip yang dipilih.

Beragam Jenis Suku Bunga yang Ditawarkan

Menurut informasi dari situs resmi CIMB Niaga, terdapat beberapa jenis suku bunga yang bisa dipilih nasabah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing, mulai dari bunga tetap hingga skema berbasis acuan LPS.

Suku Bunga Tetap

Suku bunga tetap merupakan bunga yang dipatok untuk jangka waktu tertentu, biasanya pada beberapa tahun pertama kredit pemilikan rumah.

Setelah masa tersebut selesai, suku bunga akan beralih menjadi mengambang dengan penyesuaian terhadap kondisi pasar.

Model ini cocok bagi nasabah yang menginginkan kepastian jumlah cicilan pada awal masa pinjaman.

Suku Bunga Xtra Bebas

Skema ini menawarkan sistem cicilan yang semakin menurun setiap tahunnya, sehingga angsuran yang harus dibayar menjadi lebih ringan dari waktu ke waktu.

Skema ini sangat cocok bagi nasabah yang ingin meringankan beban cicilan dalam jangka panjang dengan pembayaran yang lebih mudah di masa mendatang.

Suku Bunga Smart Rate

Jenis bunga ini memberikan tingkat bunga yang kompetitif dengan fleksibilitas lebih besar dibandingkan jenis bunga lainnya.

Melalui opsi ini, nasabah bisa mendapatkan bunga yang lebih rendah, tergantung pada kondisi keuangan serta kebijakan bank.

Untuk masa 1-4 tahun pada produk Primary, Secondary, Take Over, dan Top Up, suku bunga mengikuti acuan LPS ditambah 4%.

Pada tenor 5-10 tahun, tambahan suku bunga menjadi LPS plus 4,5%.

Sementara untuk pinjaman multiguna dengan tenor 1-10 tahun, suku bunga mengikuti LPS ditambah 5,25%.

Suku Bunga Pasti Fix

Skema Pasti Fix adalah bunga tetap yang berlaku selama tenor tertentu, memberikan kepastian jumlah cicilan tanpa perubahan selama periode tersebut.

Opsi ini ideal bagi nasabah yang mengutamakan stabilitas dalam perencanaan keuangan jangka panjang tanpa harus khawatir terhadap perubahan suku bunga.

Untuk tenor 1-5 tahun, suku bunga sebesar 7,99% untuk program Primary, 8,25% untuk Secondary, Take Over, atau Top Up, serta 8,5% untuk pinjaman multiguna.

Pada tenor 5-10 tahun, bunga yang diterapkan adalah 8,75% untuk Primary, 8,99% untuk Secondary/Take Over/Top Up, dan 9,25% untuk multiguna.

Sedangkan untuk tenor 10-15 tahun, bunga tetap 8,75% untuk Primary dan 8,99% untuk Secondary/Take Over/Top Up.

Biaya Pengajuan KPR CIMB Niaga

Saat mengajukan kredit pemilikan rumah, penting untuk mempertimbangkan berbagai biaya yang harus dikeluarkan selama proses pengajuan agar persiapan dana bisa dilakukan dengan lebih tepat.

Beberapa biaya yang biasanya harus dibayar meliputi biaya provisi, biaya administrasi kredit, premi asuransi jiwa, premi asuransi kebakaran, biaya taksasi atau penilaian agunan, serta biaya notaris untuk proses KPR.

Syarat Pengajuan KPR CIMB Niaga

Untuk mengajukan kredit pemilikan rumah di CIMB Niaga, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain pemohon harus berkewarganegaraan Indonesia dan berusia dalam rentang 21 hingga 65 tahun.

Bagi karyawan, minimal sudah bekerja selama dua tahun, sedangkan untuk pelaku usaha, usaha yang dijalankan minimal sudah berjalan selama dua tahun.

Penghasilan minimal yang dibutuhkan adalah Rp5 juta, yang dapat merupakan gabungan dari pendapatan suami dan istri.

FAQ

Apakah suku bunga KPR dapat berubah setelah masa fixed berakhir?

Ya, setelah masa suku bunga tetap berakhir, suku bunga akan beralih menjadi sistem mengambang yang disesuaikan dengan acuan suku bunga LPS dan ketentuan pihak bank.

Apa keuntungan dari fitur KPR Xtra Manfaat?

Fitur ini memungkinkan cicilan bunga KPR menjadi lebih ringan apabila nasabah memiliki dan rutin menyetorkan saldo tabungan di produk Xtra Manfaat yang terhubung dengan rekening KPR tersebut.

Penutup

Keputusan mengambil fasilitas pembiayaan rumah tidak hanya berlandaskan angka dan persentase di atas kertas. Perencanaan matang, pemahaman atas struktur suku bunga, serta kesiapan mengelola arus kas bulanan menjadi fondasi utama agar investasi properti yang dipilih benar-benar memberi ketenangan jangka panjang.

Pastikan untuk selalu membandingkan berbagai opsi secara bijak, sesuaikan dengan kemampuan finansial, dan mulailah membangun masa depan yang lebih stabil dari sekarang.

Reporter: Redaksi
Back to top