Ala-Ayuning Dewasa Bali Rabu 23 September 2026: Hari Baik Memulai Usaha, Pantangan Wiwaha dan Pitra Yadnya

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Rabu, 23 September 2026 | 08:02:32 WIB
Perhitungan Ala-Ayuning Dewasa menempatkan Buda Kliwon Pahang sebagai hari baik untuk memulai usaha dan perdagangan.

DENPASAR — Perhitungan Ala-Ayuning Dewasa untuk Buda Kliwon Pahang menempatkan sejumlah aktivitas usaha dan ritual dalam kategori dewasa ayu. Kombinasi Pararasan Laku Bulan, Pancasuda Bumi Kepetak, dan Pratiti Awidya yang menyertai hari itu menjadi dasar penentuannya.

Bagi warga yang berencana membuka warung, toko, atau usaha dagang baru, Rabu 23 September 2026 masuk kategori yang dianjurkan. Begitu pula untuk pekerjaan bercocok tanam dan pembangunan fasilitas.

Aktivitas yang Dianjurkan pada Buda Kliwon Pahang

Beberapa elemen dewasa ayu yang menaungi hari itu memiliki kegunaan berbeda-beda. Ayu Badra dan Ayu Nulus menaungi hampir semua jenis pekerjaan baru, sementara Cintamanik khusus menguatkan upacara mepetikan atau potong rambut.

Untuk urusan peternakan, Kala Upa disebut sebagai waktu yang tepat mulai memelihara hewan ternak atau wewalungan. Warga yang ingin bepergian ke arah utara juga disarankan memanfaatkan Catur Laba.

Sementara itu, Titibuwuk dinilai baik untuk pengobatan penyakit yang disebabkan guna-guna atau gangguan spiritual sejenis. Praktik pengobatan tradisional Bali yang berkaitan dengan gangguan nonmedis bisa digelar pada hari ini.

Pantangan: Wiwaha hingga Pitra Yadnya Sebaiknya Ditunda

Carik Walangati, Kala Tampak, dan Salah Wadi menjadi elemen yang membuat upacara perkawinan tidak dianjurkan pada Rabu ini. Larangan serupa berlaku untuk Manusa Yadnya lain seperti mapendes dan potong rambut ritual.

Upacara Pitra Yadnya juga masuk daftar pantangan. Atiwa-tiwa, ngaben, nyekah, dan ngasti sebaiknya tidak dilaksanakan pada Buda Kliwon Pahang.

Untuk urusan rumah tangga, Kala Rumpuh membuat pindah rumah atau ngewangun wewangunan tidak direkomendasikan. Memulai memelihara ternak baru seperti sapi, kerbau, kambing, babi, ayam, atau itik juga sebaiknya dihindari.

Padi, Jagung, dan Pekerjaan Vital Masuk Kategori Ala

Petani di Bali diminta menunda penanaman padi dan jagung pada hari ini. Elemen Sampi Gumarang Munggah yang menyertai Buda Kliwon Pahang menjadi dasar pantangan tersebut.

Sarik Agung dan Titibuwuk juga membuat pekerjaan yang bersifat vital atau sangat penting tidak dianjurkan. Bepergian jauh dan membuat tangga atau banggul masuk dalam kategori yang sama.

Secara umum, Rabu 23 September 2026 lebih mendukung pengembanan usaha, perdagangan, dan pengobatan spiritual. Warga yang memiliki agenda upacara Wiwaha maupun Pitra Yadnya disarankan menunda pelaksanaannya ke hari lain yang perhitungannya lebih sesuai.

Perhitungan Ala-Ayuning Dewasa sendiri merupakan bagian dari warisan Kalender Tradisional Bali yang masih dipedomani banyak keluarga di pulau ini. Hasil perhitungan bisa berbeda tergantung kombinasi elemen yang menaungi tiap hari.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top