OpenAI Hadirkan Iklan di ChatGPT untuk 60 Negara, Termasuk Indonesia

Penulis: Vino Bastian  •  Jumat, 25 September 2026 | 13:05:01 WIB
OpenAI resmi menayangkan iklan di ChatGPT untuk lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia.

BALI — OpenAI resmi menayangkan iklan di ChatGPT untuk lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Taiwan. Iklan hanya muncul di paket Free dan Go, sementara pelanggan Plus, Pro, dan Enterprise tetap bebas iklan. Langkah ini menyusul capaian pendapatan ChatGPT Ads yang menembus US$1 miliar (sekitar Rp17,9 triliun) dalam waktu kurang dari 200 hari sejak diluncurkan.

Perusahaan kecerdasan buatan asal Amerika Serikat itu memperluas jangkauan iklan ChatGPT ke Asia Tenggara dan Taiwan setelah sebelumnya berjalan di Asia Pasifik dan sejumlah wilayah lain. Ekspansi ini menyasar pengguna gratis maupun pelanggan paket Go, yang merupakan opsi berbayar paling murah.

Alasan OpenAI Menayangkan Iklan

OpenAI beralasan biaya operasional layanan AI mendorong perusahaan mencari sumber pendapatan tambahan. Dengan begitu, akses gratis dan tarif terjangkau tetap bisa dipertahankan bagi kalangan pengguna yang lebih luas.

Model bisnis ini menandai pergeseran dari pendekatan langganan murni yang sebelumnya jadi tulang punggung monetisasi ChatGPT. Perusahaan perlu menutup biaya komputasi yang besar seiring pertumbuhan basis pengguna global.

Cara Iklan Muncul di Percakapan

Iklan disisipkan ketika pengguna sedang mencari atau menjelaskan kebutuhan tertentu lewat percakapan. Contohnya saat merencanakan perjalanan, memilih perangkat lunak untuk bisnis, atau mendekorasi rumah.

Pada momen seperti itu, produk atau layanan relevan akan ditampilkan sebagai salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan pengguna. OpenAI menegaskan iklan diberi label khusus dan terpisah dari jawaban ChatGPT.

"Iklan pada percakapan nantinya akan diberi label iklan serta terpisah dari jawaban ChatGPT, dan iklan tidak memengaruhi jawaban yang diberikan ChatGPT," tulis OpenAI di situs resminya.

Siapa yang Tetap Bebas Iklan

Pengguna paket Plus, Pro, dan Enterprise tidak akan melihat iklan sama sekali. Hanya pelanggan Free dan Go yang akan menerima sisipan iklan dalam percakapan mereka.

OpenAI juga mengklaim tidak akan menjual data pelanggan ke pengiklan dan menjaga kerahasiaan isi percakapan. Komitmen privasi ini jadi poin krusial di tengah meningkatnya perhatian regulator terhadap perlindungan data pengguna di Indonesia dan Asia Tenggara.

Akses untuk Pengiklan dan Mitra

Calon pengiklan bisa mengakses ChatGPT Ads lewat tim OpenAI Ads Solutions atau mitra teknologi dan agensi seperti dentsu, Havas Media, Omnicom Media, Publicis Groupe, dan WPP. Bisnis yang memenuhi syarat juga bisa memakai akses mandiri ke Ads Manager.

Shopee tercatat sebagai salah satu mitra strategis yang menyambut perluasan layanan ini. Executive Director Brand and Growth Marketing Shopee Peggy Zhu menyatakan kepuasan atas kolaborasi dengan OpenAI.

"Kami akan terus memperluas akses ke AI yang membantu pembeli menemukan apa yang mereka butuhkan dan memungkinkan penjual untuk menjangkau dan melayani pelanggan dengan lebih efektif," kata Peggy Zhu.

Dampak ke Ekosistem Digital Indonesia

Masuknya iklan ke ChatGPT membuka kanal baru bagi pelaku bisnis digital di Indonesia untuk menjangkau konsumen lewat percakapan AI. Format ini berbeda dari iklan pencarian konvensional karena muncul di tengah dialog yang kontekstual.

OpenAI menyebut puluhan ribu pengiklan telah menjalankan kampanye di ChatGPT dan menjangkau pengguna dari berbagai negara. Perusahaan berencana memperluas jangkauan ChatGPT Ads ke wilayah lain dalam beberapa bulan ke depan.

Peningkatan yang disiapkan mencakup format iklan baru hingga alat optimasi tambahan bagi pengiklan. Bagi pasar Indonesia, kehadiran iklan di ChatGPT menambah opsi channel pemasaran digital yang selama ini didominasi platform media sosial dan mesin pencari.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top