SEMARAPURA — Bantuan yang disalurkan mencakup bidang perikanan berupa chest freezer dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta 2 unit mesin tempel kapal 15 PK dari Bank Indonesia untuk kelompok usaha bersama (KUB) nelayan. Di bidang pertanian, Pemkab Klungkung menyerahkan traktor roda dua dan mesin pemotong rumput dukungan Bank Indonesia untuk Subak Takmung, Subak Selisihan Kangin, dan Subak Akah. Sektor bencana dan fasilitas desa mendapat sepeda motor roda tiga serta pompa pemadam kebakaran portabel dari Satpol PP dan Damkar Klungkung untuk Pemdes Jungutbatu, Nusa Penida.
Total 32 unit penerima terdiri dari 4 subak dan 28 tempek yang tersebar di wilayah Klungkung. Bantuan perikanan menyasar KUB nelayan yang membutuhkan sarana penyimpanan hasil tangkapan dan penggerak kapal. Sementara bantuan pertanian difokuskan pada tiga subak yang mengelola lahan sawah di Klungkung.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 digelar di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe dengan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Bupati Klungkung I Made Satria memimpin jalannya upacara sebagai inspektur. Turut hadir Wakil Bupati Tjokorda Gede Surya Putra, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, pimpinan OPD, veteran, serta pimpinan instansi terkait.
Bupati I Made Satria menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan momentum untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila secara nyata melalui gotong royong dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Pancasila bukan hanya perekat keberagaman kita, tetapi juga dorongan untuk mewujudkan kesejahteraan yang adil dan merata. Melalui bantuan sarana dan prasarana ini, kita berharap produktivitas nelayan serta petani di Klungkung dapat meningkat pesat," tegas Bupati Satria.
Penyerahan bantuan ini diharapkan mampu menguatkan ketahanan pangan daerah dan meningkatkan daya saing produk perikanan lokal. Bantuan untuk Pemdes Jungutbatu di Nusa Penida juga diarahkan menunjang kesiapsiagaan penanganan darurat di wilayah kepulauan. Pemkab Klungkung belum menyebut jadwal evaluasi lanjutan pemanfaatan bantuan tersebut.