KLUNGKUNG — Antrean bahan bakar minyak di Klungkung tidak surut meski Pertalite sudah mulai masuk ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum. Pantauan di SPBU Besang, Jalan Ngurah Rai, Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, sekitar pukul 07.00 pagi, ratusan kendaraan roda dua dan empat mengular hingga ratusan meter.
Antrean memanjang dari dua arah jalan dan menyebabkan kemacetan. Beberapa polisi yang berjaga tampak kesulitan mengurai penumpukan kendaraan di lokasi.
Warga Klungkung, Dewa Ayu, mengaku sudah berpindah ke beberapa SPBU dan menemukan kondisi serupa. Ia menyebut antrean terjadi di SPBU Siku di Jalan Rama, Semarapura Kangin, maupun SPBU Batu Tabih di Jalan Raya Batu Tabih, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan.
"Di semua SPBU sama kondisinya. Tadinya saya pikir akan sepi karena banyak yang odalan hari ini di Klungkung, tetapi ternyata sama saja. Saya antre sampai satu jam baru dapat giliran," kata Dewa Ayu.
Dewa Ayu menduga antrean kali ini lebih parah dibandingkan hari sebelumnya karena kepanikan warga. Menurutnya, warga takut tidak kebagian BBM sehingga menumpuk di waktu yang sama.
"War BBM ini bisa jadi juga kondisinya parah seperti ini karena warga yang tinggal di luar Klungkung hari ini pada pulang karena hari raya," terangnya.
Polres Klungkung dan Polsek Klungkung menurunkan personel untuk memantau sejumlah SPBU sejak Selasa (13/10/2026). Langkah itu dilakukan agar kondisi di lapangan tetap aman dan kondusif.
"Di semua SPBU ada petugas yang kami turunkan terutama untuk mengurai kemacetan," ujar Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.
Hingga berita ini ditulis, Pemkab Klungkung belum memberikan keterangan terkait ketersediaan stok BBM dan upaya mengatasi masalah warga. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Klungkung, I Komang Dharma Suyasa, juga belum menanggapi pertanyaan wartawan.
Belum ada penjelasan resmi apakah pasokan Pertalite akan ditambah atau antrean diperkirakan surut dalam waktu dekat.