BPD Bali Salurkan Kredit Alsintan Rp7,3 Miliar untuk Penggilingan Padi di Badung, Dorong Ketahanan Pangan

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 05:31:31 WIB
Kepala Divisi Kredit Ritel dan Konsumer Bank BPD Bali menyerahkan simbolis KUA kepada pelaku usaha penggilingan padi di Badung.

BADUNG — Pembiayaan tersebut menyasar pelaku usaha pengolahan hasil pertanian keluarga yang telah beroperasi sejak 1997. Pembaruan teknologi Rice Milling Unit (RMU) diharapkan meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperkuat peran penggilingan padi dalam menghubungkan petani dengan konsumen.

Forum yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengusung tema "Empowering MSMEs Through Innovative and Sustainable Financing". Kegiatan dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri UMKM Maman Abdurahman, serta Gubernur Bali Wayan Koster.

Bank BPD Bali berpartisipasi dalam sesi penyerahan simbolis KUA melalui Kepala Divisi Kredit Ritel dan Konsumer.

NPL KUA Nol Persen, 72 Persen Kredit ke Sektor Produksi

Data per 26 Oktober 2026 mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BPD Bali mencapai Rp2,04 triliun atau 99,98 persen dari target Rp2,05 triliun. Rasio kredit bermasalah (NPL) KUR tercatat 0,02 persen, dengan 72 persen penyaluran dialokasikan ke sektor produksi.

Realisasi KUA mencapai Rp7,3 miliar atau 89,02 persen dari target, dengan NPL sebesar 0 persen. Sementara penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) tercatat Rp226,79 miliar atau 75,63 persen dari target.

Selaras Asta Cita dan Ekonomi Kerthi Bali

Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika, mengatakan dukungan pembiayaan bagi UMKM merupakan bagian dari upaya berkelanjutan bank untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan ekonomi masyarakat.

"Kami berupaya untuk selalu hadir memberikan akses pembiayaan yang mudah, tepat guna, dan tepat sasaran. Dukungan pada sektor pengolahan hasil pertanian ini selaras dengan arah kebijakan Asta Cita dari pemerintah pusat dalam membangun kemandirian pangan," ujar Made.

Ia menambahkan, pembiayaan tersebut juga sejalan dengan visi Ekonomi Kerthi Bali dan semangat Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Capaian penyaluran kredit Bank BPD Bali tidak hanya menyasar kebutuhan modal usaha, tetapi juga mendukung penguatan sektor produksi, pertanian, dan perumahan. Melalui pembiayaan tersebut, bank berupaya berkontribusi terhadap pengembangan UMKM, peningkatan kapasitas usaha lokal, dan penguatan ketahanan pangan di Bali.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: balinews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top