BALI — Veda Ega Pratama menutup balapan Moto3 Malaysia 2026 di posisi kedua setelah start dari urutan kedelapan di Sirkuit Sepang. Hasil ini jadi pencapaian terbaik pembalap 17 tahun itu pada musim perdananya, sekaligus mengangkatnya ke peringkat ketujuh klasemen dengan 131 poin.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyebut penampilan Veda sebagai salah satu yang paling mengesankan di grid Moto3 Malaysia. Veda menyelesaikan balapan di belakang Maximo Quiles setelah menempuh 18 lap penuh tekanan di kelompok terdepan.
Start dari slot kedelapan bukan hambatan bagi Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu langsung merangsek ke rombongan depan sejak lap-lap awal dan menjaga ritme di trek basah Sepang.
Pada beberapa lap terakhir, Veda masih menyimpan ruang untuk menyerang. Manuver di tikungan akhir memastikan posisi kedua bertahan hingga garis finis.
Aoyama menilai Veda mengendalikan jalannya balapan dengan matang, bukan sekadar mengandalkan kecepatan motor.
"Kedua pembalap [Honda] menyuguhkan balapan yang luar biasa, menunjukkan kerja keras dan tekad yang kuat untuk meraih poin-poin penting. Veda bersaing di kelompok terdepan sejak awal dan mengendalikan jalannya balapan dengan sangat baik hingga akhir," ujar Aoyama.
"Beberapa lap terakhir, dia memiliki kesempatan untuk memacu kendaraan dan melakukan manuver, dan dia berhasil mengamankan posisi kedua dengan gemilang. Penampilan yang sungguh fantastis."
Reaksi Aoyama setelah balapan jadi sorotan tersendiri. Mantan pembalap MotoGP itu terlihat menyeka air mata saat berjalan menyambut Veda di area parc ferme.
Rekaman momen tersebut tersebar luas di media sosial dan televisi. Bagi Aoyama, podium Veda di Sepang punya bobot emosional tersendiri di musim pertama pembinaannya.
Tambahan poin dari Sepang menempatkan Veda di urutan ketujuh klasemen pembalap Moto3 dengan 131 poin. Ia tertinggal sembilan poin dari Marco Morelli di peringkat keenam.
Dengan sisa musim yang masih berjalan, selisih itu masih terbuka lebar. Konsistensi finis di zona poin jadi kunci jika Veda ingin menembus enam besar sebelum musim berakhir.