BALI — Pedro Acosta finis terdepan di Sprint Race MotoGP Malaysia 2026 yang digelar di Sirkuit Sepang, Sabtu (31/10/2026). Pebalap KTM itu melewati Ai Ogura pada tiga lap terakhir untuk mengunci kemenangan Sprint Race keduanya sepanjang karier.
Kemenangan di Sepang menambah koleksi Acosta dalam format balapan singkat yang diperkenalkan MotoGP sejak musim 2023. Sebelumnya, rider asal Spanyol itu meraih kemenangan Sprint Race perdana pada seri pembuka MotoGP 2026 di Buriram, Thailand.
Marc Marquez harus puas finis kedua dengan selisih 0,578 detik dari Acosta. Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga, sementara Ogura yang sempat memimpin sebagian besar balapan terlempar ke posisi keempat.
Dua Kemenangan Acosta Setara Binder hingga Fernandez
Dengan dua kemenangan Sprint Race, Acosta kini menyamai catatan lima pebalap lain. Brad Binder, Maverick Viñales, Aleix Espargaro, Enea Bastianini, dan Raul Fernandez berada di level yang sama dengan pebalap KTM tersebut.
Catatan itu menempatkan Acosta di kelompok menengah daftar pebalap tersukses di format Sprint. Posisi teratas masih dikuasai Marc Marquez dengan 24 kemenangan, jauh di atas Jorge Martin yang mengoleksi 20 kemenangan.
Marc Marquez Masih Teratas, Bagnaia Ketiga
Francesco Bagnaia menempati urutan ketiga daftar kemenangan Sprint Race dengan 14 kemenangan. Alex Marquez berada di posisi keempat dengan enam kemenangan, sedangkan Bezzecchi mengoleksi empat kemenangan.
Dominasi Marquez di format ini terbilang wajar. Sejak Sprint Race digelar pada Sabtu di setiap akhir pekan Grand Prix, rider Ducati itu konsisten berada di depan meski jarak tempuhnya sekitar setengah dari balapan utama.
Poin Sprint Tetap Berhitung untuk Klasemen
Kemenangan Sprint tidak dihitung sebagai kemenangan Grand Prix resmi. Meski begitu, para pebalap tetap mengantongi poin untuk klasemen kejuaraan dunia.
- Pemenang Sprint Race: 12 poin
- Posisi kedua: 9 poin
- Posisi ketiga: 7 poin
- Poin terus diberikan hingga posisi kesembilan yang mendapat satu poin
Tambahan poin dari Sepang membuat posisi Acosta di klasemen berpotensi terkerek. Format Sprint Race sendiri dirancang MotoGP untuk menambah intensitas akhir pekan tanpa mengubah bobot balapan utama pada Minggu.