BALI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan terjadi pada pukul 11.14 WIB atau 12.14 Wita. Pusat gempa berada di koordinat 1,05 Lintang Selatan dan 120,10 Bujur Timur, sekitar 29 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Kepanikan Warga Usai Guncangan Kedua
Mawaddah, seorang warga Palu, membenarkan adanya gempa susulan tersebut. "Iya ada gempa susulan ini (magnitudo) 5,2," katanya kepada Liputan6.com.
Kepanikan semakin terasa setelah gempa kedua mengguncang. Warga lainnya, Mariam, mengaku dirinya dan sejumlah tetangga langsung berlarian keluar rumah saat guncangan keras terasa. "Tadi sempat panik waktu gempa yang pertama dan kedua yang keras itu, kita semua langsung lari keluar rumah," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Mariam masih merasakan getaran-getaran kecil susulan. "Masih ada susulan yang terasa kecil-kecil sampai sekarang," akunya.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Gempa utama magnitudo 6,7 yang terjadi lebih dulu pada pukul 10.27 WIB berpusat di 42 kilometer tenggara Palu dengan kedalaman yang sama, 10 kilometer. BMKG sebelumnya juga menyatakan gempa utama tidak berpotensi tsunami.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat rangkaian gempa tersebut. Pihak berwenang masih melakukan pemantauan di wilayah terdampak. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan berikutnya.