Pencarian

Wapres AS Vance Tegur Keras Dua Menteri Israel, Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich, atas Kritik Perdamaian dengan Iran

Jumat, 19 Juni 2026 • 15:39:31 WIB
Wapres AS Vance Tegur Keras Dua Menteri Israel, Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich, atas Kritik Perdamaian dengan Iran
Wapres AS Vance menegur Menteri Israel Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich atas kritik terhadap perdamaian dengan Iran.

BALI — Dua pejabat yang menjadi sasaran kritik Vance adalah Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich. Keduanya dikenal sebagai tokoh ultra-kanan di kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan kerap melontarkan pernyataan kontroversial terkait kebijakan terhadap Palestina.

"Anda Negara dengan Sembilan Juta Penduduk"

Dalam wawancara itu, Vance secara langsung mempertanyakan pendekatan keamanan kedua menteri tersebut. "Saya kira tanggapan saya kepada mereka adalah, apa proposal Anda yang sebenarnya? Anda adalah negara dengan sembilan juta penduduk. Anda tidak bisa hanya membunuh untuk menyelesaikan setiap masalah keamanan nasional yang Anda miliki," ujar Vance dikutip dari New York Times.

Teguran ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan damai dengan Iran di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Prancis. Perjanjian itu mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak awal 2026.

Peringatan dari Sekutu Terkuat

Vance menyampaikan pesan keras kepada seluruh kabinet Netanyahu dalam konferensi pers di Gedung Putih. Ia mengingatkan bahwa Israel tidak memiliki banyak sekutu di panggung global saat ini.

"Donald J. Trump adalah satu-satunya kepala negara di seluruh dunia yang bersimpati kepada negara Israel saat ini, dan kebetulan dia adalah kepala negara adidaya dunia," kata Vance seperti dikutip AFP. "Bila saya ada di kabinet pemerintah Israel, saya tidak akan menyerang satu-satunya sekutu terkuat yang tersisa di seluruh dunia," sambungnya.

Bantuan Militer AS Jadi Sorotan

Meskipun memuji Netanyahu yang tidak mengkritik perjanjian damai tersebut, Vance menyindir besarnya bantuan militer AS ke Israel. Ia menyebutkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, dua pertiga senjata pertahanan yang digunakan Israel untuk melindungi wilayahnya diproduksi oleh Amerika Serikat dan dibiayai oleh pajak warga AS.

"Masalah bagi Israel bukanlah Donald J. Trump, dan siapa pun di Israel yang berpikir bahwa masalah terbesar mereka adalah presiden Amerika Serikat perlu bangun dan menyadari kenyataan situasi tersebut," tegas Vance.

Pernyataan ini menandai pertama kalinya pejabat tinggi AS secara terbuka menekan anggota kabinet Israel pasca-kesepakatan damai dengan Iran. Belum ada tanggapan resmi dari Ben Gvir maupun Smotrich atas teguran tersebut.

Bagikan
Sumber: kumparan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks