BULELENG — Prestasi gemilang diraih atlet woodball Buleleng di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 yang berlangsung di Lapangan Banteng, Gambir, Jakarta Pusat, pada 6–10 Juli lalu. Dari total 223 atlet yang mewakili 16 provinsi, kontingen Bali berhasil membawa pulang dua medali emas, dua perak, dan lima perunggu. Seluruh medali emas dan perak di kategori prestasi disumbangkan oleh lima atlet asal Buleleng.
Prabawa, Bintang Lapangan dengan Tiket ke Malaysia
I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet menjadi atlet paling bersinar. Ia menyabet dua medali emas dari nomor Single Stroke Competition dan Team Stroke Competition, serta satu perak dari nomor Ganda Mix Stroke Competition. Tak hanya itu, Prabawa juga lolos memperkuat tim nasional Indonesia pada 10th World Cup Woodball Championship 2026 di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Malaysia, pada 24–30 Juli 2026.
Kontribusi Atlet Lain: Emas dari Tim dan Ganda
Danang Rizky Deyanto Putra menyumbang satu emas dari nomor Team Stroke Competition dan satu perak dari Ganda Putra Stroke Competition. Sementara Dewa Putu Yoga Wahyudinata turut mempersembahkan emas pada nomor yang sama. Di sektor putri, Komang Oky Septiani meraih perak di Ganda Mix Stroke Competition dan perunggu di Team Stroke Competition. Komang Evi Sara Sulinggih melengkapi dengan satu perunggu di nomor Team Stroke Competition.
Pembinaan Woodball Buleleng Dinilai di Jalur Tepat
Ketua Umum Pengkab Indonesia Woodball Association (IWbA) Kabupaten Buleleng, S.M. Fernanda Iragraha, mengaku bangga atas pencapaian para atletnya. Ia menilai hasil ini membuktikan pembinaan woodball di Buleleng berjalan pada jalur yang tepat.
“Dari lima atlet yang kami kirim, terdiri atas tiga putra dan dua putri, semuanya mampu menunjukkan kualitas terbaik di tingkat nasional. Capaian ini merupakan hasil kerja keras atlet, disiplin berlatih, serta dukungan para pelatih, pengurus, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang selama ini ikut membina olahraga woodball di Buleleng,” ujarnya, Minggu (12/7).
Harapan untuk Prabawa dan Generasi Muda Buleleng
Fernanda menyebut kesempatan Prabawa berlaga di Piala Dunia merupakan kehormatan besar bagi Buleleng. Ia berharap atletnya tetap rendah hati dan menjaga kondisi fisik serta mental demi hasil terbaik di Malaysia. “Semoga mampu memberikan hasil terbaik untuk Indonesia dan mengibarkan Merah Putih di pentas dunia. Kami juga berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng untuk mencintai dan menekuni olahraga woodball,” pungkasnya.