Pencarian

Apple Gugat OpenAI, Tuduh Curi Rahasia Dagang untuk Bangun Perangkat AI

Minggu, 12 Juli 2026 • 22:42:02 WIB
Apple Gugat OpenAI, Tuduh Curi Rahasia Dagang untuk Bangun Perangkat AI
Apple menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang untuk pengembangan perangkat AI.

BALI — Gugatan ini menampar langsung divisi perangkat keras OpenAI yang disebut Apple "busuk hingga ke akarnya" karena ketergantungannya pada informasi curian. Apple mengklaim telah mengumpulkan bukti selama berbulan-bulan terkait aksi pencurian data yang sistematis.

Dua Mantan Karyawan Jadi Tokoh Kunci

Apple menyebut Tang Tan, mantan desainer Apple yang kini menjabat kepala perangkat keras OpenAI, dan Chang Liu, mantan insinyur listrik Apple, sebagai otak di balik skema tersebut. Mereka diduga mengarahkan karyawan Apple yang diwawancarai OpenAI untuk membocorkan detail perangkat, komponen, proses manufaktur, dan hubungan dengan vendor.

Tan dituding menggunakan pengetahuannya tentang prosedur keluar-masuk karyawan Apple untuk membantu rekan-rekannya memindahkan informasi secara rahasia. Ia bahkan disebut membocorkan dokumen internal Apple bertanda "Need to Know" yang berisi prosedur keamanan saat karyawan mengundurkan diri.

"OpenAI juga menginstruksikan karyawan baru untuk tidak memberi tahu Apple bahwa mereka telah bekerja di OpenAI agar bisa bertahan selama mungkin," demikian bunyi gugatan yang dikutip MacRumors.

Modus Operandi: Email Sendiri hingga Bawa Komponen Fisik

Apple menemukan pola berulang di mana rekrutan OpenAI mengirimkan email berisi informasi rahasia ke diri mereka sendiri saat meninggalkan Apple. Salah satu bukti menunjukkan Tan memerintahkan seorang karyawan untuk "membawa beberapa komponen" yang pernah ia kerjakan ke sesi wawancara, termasuk baterai, SIP, dan papan logika.

Liu, sementara itu, disebut menyimpan laptop milik Apple setelah keluar dari perusahaan dan mengeksploitasi celah keamanan untuk mengunduh lusinan dokumen rahasia saat sudah bekerja di OpenAI. Ia juga tetap menjalin komunikasi dengan Yu-Ting "Alyssa" Peng, karyawan Apple yang masih aktif, untuk mendapatkan informasi terbaru soal proyek, keputusan vendor, dan detail teknik.

"LOL, aku ternyata masih bisa akses [penyimpanan jaringan], lucu banget," tulis Liu kepada Peng melalui pesan teks, seperti tercantum dalam gugatan.

Trik Menipu Pemasok dengan Klaim Izin Apple

Apple menuduh OpenAI menggunakan informasi rahasia perangkat keras Apple saat mendekati para pemasok. Dalam satu kasus, OpenAI disebut menipu sebuah perusahaan dengan meminta mereka menggunakan "teknik penyelesaian logam rahasia dagang tertentu" dengan alasan sudah mendapat izin dari Apple.

Gugatan ini tidak menyertakan nama Jony Ive, mantan kepala desain Apple yang kini bekerja untuk OpenAI, maupun CEO OpenAI Sam Altman sebagai tergugat. Namun, Apple menyasar io Products, perusahaan yang diakuisisi OpenAI. Apple juga menyebut lebih dari 400 mantan karyawannya kini bekerja di OpenAI.

Upaya Mediasi Gagal, Apple Minta Injeksi

Apple mengaku sudah mencoba menghubungi OpenAI pada Februari lalu saat pertama kali mengetahui potensi pencurian ini, namun OpenAI tidak merespons. Hal ini mendorong Apple untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

"OpenAI telah beralih ke penyalahgunaan rahasia dagang untuk menumpang gratisan dari inovasi Apple selama puluhan tahun," demikian bunyi gugatan tersebut.

Dalam gugatannya, Apple meminta pengadilan mengeluarkan injeksi untuk menghentikan OpenAI memiliki, menggunakan, atau mengungkapkan teknologi Apple. Perusahaan juga menuntut ganti rugi yang akan ditentukan di persidangan, serta menggugat Tan dan Liu atas pelanggaran kontrak kerja.

Bagikan
Sumber: macrumors.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks