Pencarian

EMAS Percepat CIL Fase 2, Produksi Emas Pani Ditarget 700.000 Ons

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 08:03:32 WIB
EMAS Percepat CIL Fase 2, Produksi Emas Pani Ditarget 700.000 Ons
Ilustrasi fasilitas pengolahan bijih emas Tambang Pani, Gorontalo.

BALI — PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mempercepat pembangunan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) fase 2 di Tambang Emas Pani, Gorontalo, untuk mengejar kapasitas produksi 500.000–700.000 ons per tahun. Percepatan ini dilakukan saat fasilitas CIL fase 1 masih dalam tahap konstruksi. Jika terealisasi, kapasitas gabungan kedua pabrik akan menembus dua kali lipat produksi saat ini.

Paragraf pembuka: Perseroan menargetkan kapasitas pemrosesan bijih hingga 14,4 juta ton per tahun dari fasilitas CIL fase 1 yang dirancang berkapasitas 12 juta ton per tahun (Mtpa). Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke P. Abidin, menyatakan percepatan ini merupakan bagian dari strategi pengembangan bertahap untuk memperkuat posisi Tambang Emas Pani sebagai tambang berskala besar.

Kapasitas Produksi Naik Dua Kali Lipat

Fasilitas CIL fase 1 saat ini masih dalam tahap konstruksi dan disebut mengalami kemajuan baik pada aspek rekayasa teknis, pengadaan, maupun konstruksi. Pabrik tersebut dirancang mampu memproses 12 juta ton bijih per tahun, dengan ruang peningkatan kapasitas hingga 20 persen atau setara 14,4 juta ton per tahun.

Fasilitas CIL fase 2 akan dibangun dengan skala setara untuk menggandakan kapasitas pemrosesan tambang. Setelah kedua fasilitas beroperasi penuh, kapasitas produksi emas gabungan ditargetkan mencapai 500.000–700.000 ons per tahun, naik dari sebelumnya 250.000–350.000 ons per tahun.

"Proyek CIL fase 1 mengalami kemajuan yang baik pada aspek rekayasa teknis, pengadaan, dan konstruksi. Dengan merancang pabrik yang dapat menyangga penambahan kapasitas, kami telah mengamankan target hasil produksi yang direncanakan sekaligus menyediakan ruang untuk terus meningkatkannya," ujar Boyke dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Mengapa Percepatan Ini Penting

Penambahan fasilitas CIL kedua tidak hanya mengejar volume produksi. Boyke menyebut langkah ini juga mempercepat realisasi arus kas perseroan pada masa mendatang. Artinya, belanja modal yang dikeluarkan untuk konstruksi fase 2 diharapkan lebih cepat kembali melalui penjualan emas.

Percepatan pembangunan fase 2 juga mengurangi risiko keterlambatan proyek. Dengan merancang pabrik fase 1 yang sudah menyediakan ruang penambahan kapasitas, perseroan tidak perlu membangun infrastruktur dasar dari nol untuk fasilitas kedua.

Posisi Tambang Emas Pani

Tambang Emas Pani berlokasi di Gorontalo dan dikelola PT Merdeka Gold Resources Tbk, emiten dengan kode saham EMAS di Bursa Efek Indonesia. Pengembangan bertahap yang dijalankan perseroan diarahkan untuk menempatkan tambang ini sebagai salah satu tambang emas berskala besar di Indonesia.

Bagi investor, percepatan fase 2 menjadi sinyal bahwa perseroan menjaga jadwal konstruksi dan tidak menunda ekspansi kapasitas. Namun realisasi target produksi tetap bergantung pada penyelesaian konstruksi kedua fasilitas dan operasi penuh pabrik.

Penutup: Langkah EMAS menambah kapasitas CIL di tengah konstruksi fase 1 yang belum rampung menunjukkan perseroan memilih mengejar skala produksi lebih cepat ketimbang menunggu satu fasilitas beroperasi penuh. Jika target 700.000 ons per tahun tercapai, Tambang Emas Pani akan masuk jajaran tambang emas dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks