BALI — Sunra, produsen motor listrik asal China, dan Goeco, penyedia infrastruktur baterai swap, mengumumkan kemitraan strategis yang menyasar pangsa pasar pengemudi ojek online dan layanan pengantaran. Dalam siaran resmi yang diterima redaksi, kedua perusahaan menyebut model bisnis ini dirancang untuk menghilangkan hambatan investasi awal yang selama ini menjadi kendala utama peralihan ke motor listrik.
Skema Rental-to-Ownership: Motor Listrik Tanpa DP Besar
Alih-alih menjual motor secara langsung, Sunra dan Goeco menawarkan sistem sewa yang kelak bisa dikonversi menjadi kepemilikan. Para pengemudi cukup membayar biaya sewa periodik yang sudah termasuk layanan baterai swap. Dengan begitu, mereka tidak perlu merogoh kocek puluhan juta rupiah di muka.
"Indonesia merupakan pasar yang sangat strategis bagi pengembangan kendaraan listrik. Melalui kemitraan dengan Goeco, Sunra ingin menghadirkan solusi mobilitas yang lebih mudah diakses, efisien, dan berkelanjutan," ujar General Manager SUNRA, Wu Jianhua. Ia menambahkan, integrasi kendaraan listrik dengan sistem battery swapping dan model rental-to-ownership akan mempercepat adopsi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi.
Infrastruktur Baterai Swap dan Fitur Pintar Berbasis IoT
Motor listrik Sunra yang disediakan akan menggunakan baterai swap standar milik Goeco. Artinya, pengemudi bisa menukar baterai kosong di stasiun penukaran Goeco tanpa perlu menunggu pengisian lama. Setiap motor juga dibekali Vehicle Control Unit (VCU) yang kompatibel dengan platform Goeco, memungkinkan penguncian jarak jauh, pelacakan GPS, pemantauan kondisi kendaraan secara real-time, hingga pengelolaan armada digital.
"Kolaborasi ini merupakan implementasi visi GOECO untuk membangun infrastruktur mobilitas listrik yang terintegrasi," kata Chief Operating Officer (COO) GOECO, Sylvia. Dengan menggabungkan teknologi battery swapping, platform digital, dan rental-to-ownership, pihaknya berharap dapat menciptakan ekosistem yang meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka akses kendaraan listrik lebih luas.
Platform Terbuka untuk Produsen Motor Listrik Lain
Model bisnis ini tidak hanya eksklusif bagi Sunra. Goeco membuka kesempatan bagi pabrikan kendaraan listrik lainnya untuk memanfaatkan infrastruktur baterai swap dan sistem pendukung yang sudah ada. Dengan begitu, produsen tidak perlu membangun jaringan battery swapping sendiri dari nol, dan pengemudi memiliki lebih banyak pilihan motor listrik yang kompatibel dengan satu ekosistem.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia, terutama di sektor transportasi publik dan logistik. Hingga saat ini, belum ada informasi detail mengenai tarif sewa maupun jadwal peluncuran perdana. Namun, kedua perusahaan menargetkan operasional komersial dapat dimulai dalam waktu dekat di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.