Antrean Truk Raksasa Dominasi Pelabuhan Gilimanuk Saat Idul Adha, Warga Lokal Terhambat Akses Feri

Penulis: Xander Situmorang  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:46:11 WIB
Antrean truk logistik mengular di Pelabuhan Gilimanuk saat Idul Adha, menghambat akses kendaraan warga lokal.

NEGARA — Kemacetan parah melanda Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Antrean truk raksasa pengangkut logistik mengular hingga ke jalur utama, mendominasi area pelabuhan dan mempersempit ruang gerak kendaraan pribadi milik warga setempat. Sejumlah sopir truk bahkan nekat menerobos antrean, memperparah kekacauan lalu lintas di pintu keluar Pulau Dewata tersebut.

Apa dampak antrean ini bagi penumpang reguler?

Penumpang reguler dan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi harus rela mengantre lebih lama dari biasanya. Kapasitas pelabuhan yang terbatas membuat proses boarding feri tersendat, karena prioritas bongkar muat kerap diberikan kepada truk-truk besar yang membawa barang kebutuhan pokok. Warga lokal yang hendak berobat atau urusan mendesak ke Jawa mengaku kesulitan mendapatkan tiket kapal cepat.

Mengapa truk logistik mendominasi saat Idul Adha?

Momentum Idul Adha memicu lonjakan distribusi bahan pangan dan hewan kurban dari Pulau Jawa menuju Bali. Truk-truk pengangkut sembako, daging beku, dan ternak berusaha mengejar jadwal pemotongan pada hari raya. Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Gilimanuk mencatat peningkatan volume kendaraan golongan III, IV, dan V secara signifikan sejak H-3 Idul Adha. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah kapal yang beroperasi dengan volume kendaraan yang menunggu.

Aksi terobos antrean: Siapa yang dirugikan?

Aksi sejumlah sopir truk yang menerobos antrean mendapat sorotan dari pengguna jasa lainnya. Mereka memicu kemacetan tambahan dan memicu gesekan di lapangan. Petugas gabungan dari kepolisian, Syahbandar, dan pengelola pelabuhan kewalahan mengurai titik-titik kemacetan yang muncul akibat ulah oknum tersebut. Pihak kepolisian setempat mengimbau para sopir untuk tertib dan tidak memotong antrean demi kelancaran bersama.

Berapa lama antrean diperkirakan berlangsung?

Hingga pukul 10.00 WITA, antrean masih terpantau mengular. Pihak ASDP memperkirakan kondisi ini akan berlangsung hingga puncak arus balik kendaraan logistik usai Idul Adha. Mereka mengimbau pengguna jasa, khususnya kendaraan pribadi, untuk memantau informasi jadwal kapal secara daring sebelum berangkat ke pelabuhan. Petugas di lapangan terus berupaya melakukan rekayasa lalu lintas untuk memecah kepadatan di titik-titik rawan macet.

Apakah ada kebijakan prioritas untuk kendaraan pribadi?

Belum ada kebijakan khusus yang diterapkan untuk memberikan prioritas penyeberangan bagi kendaraan pribadi. Pihak pengelola pelabuhan masih mengutamakan kelancaran distribusi logistik yang dinilai krusial selama periode hari raya. Namun, mereka berjanji akan menambah frekuensi keberangkatan kapal untuk mempercepat penguraian antrean di Pelabuhan Gilimanuk.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top