GIANYAR — Boris Kopitovic tak lagi berseragam Bali United FC. Klub berjuluk Serdadu Tridatu itu resmi melepas penyerang 33 tahun tersebut setelah masa baktinya selama satu setengah musim. Statistik yang ditinggalkan Kopitovic terbilang solid untuk seorang striker yang direkrut dari Liga Singapura.
Dalam 47 laga yang dijalani, Kopitovic menyumbangkan 14 gol untuk Bali United. Rata-rata, ia mencetak satu gol setiap 3,3 pertandingan. Catatan ini menjadikannya salah satu opsi andalan di lini depan, meski sempat mengalami pasang surut performa.
Sebelum bergabung dengan Bali United, Kopitovic adalah top skorer Liga Singapura. Reputasinya sebagai pencetak gol tajam menjadi alasan utama manajemen Serdadu Tridatu mendatangkannya pada awal musim 2023/2024.
Boris Kopitovic bukan sekadar penyelesai peluang. Postur tubuhnya yang menjulang 188 sentimeter kerap dimanfaatkan untuk duel udara dan menjadi target umpan silang. Pelatih Bali United beberapa kali menempatkannya sebagai ujung tombak tunggal dalam formasi 4-3-3.
Namun, persaingan ketat di lini depan membuat menit bermainnya tak selalu penuh. Kehadiran pemain asing lain dan penyerang lokal seperti Ilija Spasojevic membagi waktu tempurnya di lapangan. Meski begitu, kontribusi golnya tetap diakui oleh staf pelatih dan rekan setim.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak klub maupun pemain mengenai destinasi karier Kopitovic selanjutnya. Pasar transfer Liga 1 masih terbuka, dan beberapa klub dikabarkan tertarik dengan jasa pemain yang fasih berbahasa Inggris ini.
Kepergian Kopitovic meninggalkan ruang di lini depan Bali United. Manajemen klub dipastikan akan bergerak mencari pengganti yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk putaran kedua kompetisi.
Bagi suporter setia Serdadu Tridatu, Kopitovic akan dikenang sebagai striker pekerja keras. Gol-golnya kerap tercipta di momen krusial, meski tak selalu spektakuler. Statistik 14 gol dari 47 laga mungkin bukan angka fantastis, tapi cukup untuk membuktikan kelasnya di papan atas sepak bola Indonesia.
Keputusan berpisah ini menjadi bagian dari dinamika sepak bola profesional. Kopitovic kini bebas menentukan masa depannya, sementara Bali United melanjutkan perjalanan tanpa penyerang asal Montenegro tersebut.