BALI — Kepolisian Kota Ho Chi Minh pada Selasa (4/6) mengumumkan penyelidikan atas kebakaran yang melanda sebuah perusahaan manufaktur cat di Jalan An Phu 18, Kelurahan An Phu. Api dilaporkan muncul pada pagi hari dan dengan cepat membesar karena bangunan pabrik dipenuhi bahan mudah terbakar. Asap hitam tebal menyelimuti area tersebut, memicu kepanikan di kalangan pekerja dan warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan berhasil mengendalikan api setelah berupaya selama hampir satu jam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banyak aset dan barang di dalam pabrik dilaporkan hancur. Pihak berwenang masih mendata besaran kerugian dan mendalami penyebab pasti kebakaran.
Dua hari sebelumnya, pada Minggu (2/6), kebakaran besar juga terjadi di sebuah pabrik busa di gang Jalan Huong Lo 2, Kelurahan Binh Tri Dong. Laporan diterima pihak berwenang sekitar pukul 16.00 WIB. Lebih dari 90 petugas dan tentara, termasuk pasukan keamanan dan milisi, dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan mengamankan akses mobil pemadam kebakaran.
Tiga tim pemadam kebakaran dari wilayah 9, 13, dan 20 diterjunkan dengan total 15 truk pemadam. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.00 di hari yang sama. Luas area yang terbakar mencapai sekitar 370 meter persegi dari total luas bengkel 680 meter persegi. Panas dari api juga merembet ke rumah kos di dekatnya, menyebabkan empat kamar terbakar dan sejumlah barang rumah tangga rusak. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menurut Kepolisian Pencegahan Kebakaran, Pemadaman, dan Penyelamatan, risiko kebakaran dan ledakan di pabrik serta gudang tetap tinggi meskipun sudah memasuki musim hujan. Periode cuaca panas yang bergantian dengan hujan, ditambah penyimpanan bahan mudah terbakar seperti bahan kimia, cat, busa, plastik, dan kain, menjadi faktor pemicu utama.
Pihak berwenang mengimbau para pelaku usaha untuk secara rutin memeriksa sistem kelistrikan, melengkapi peralatan pemadam kebakaran yang memadai di lokasi, serta mengatur tata letak barang untuk memastikan jarak aman. Pengembangan rencana evakuasi dan tanggap darurat juga ditekankan sebagai langkah antisipatif. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kedua kebakaran masih dalam penyelidikan Kepolisian Kota Ho Chi Minh.