BADUNG — Sebanyak 20 universitas dipastikan membuka stan di Badung Education Fair (BEF) 2026 yang berlangsung 9-11 Juni di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung. Pameran tahunan ini dirancang sebagai jembatan bagi lulusan SMA dan sederajat untuk berburu beasiswa serta menentukan program studi di perguruan tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana, mengatakan BEF 2026 menjadi panggung bagi siswa untuk menunjukkan pencapaian akademis dan non-akademis mereka. Prestasi dari tingkat lokal hingga nasional akan dipamerkan secara terbuka.
"Badung Education Fair merupakan panggung bagi anak-anak untuk memperlihatkan kemampuannya. Banyak siswa yang akan tampil, termasuk mereka yang telah meraih prestasi mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional," ujar Dwipayana, Minggu (7/6/2026).
Daya tarik utama BEF tahun ini terletak pada keterbukaan informasi mengenai program bantuan biaya kuliah yang sedang digodok Pemkab Badung. Sosialisasi ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu, anak petani, hingga anak ketiga dan keempat dalam keluarga Bali yang dikenal dengan nama Nyoman dan Ketut.
"Program tersebut mencakup bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi serta dukungan pendidikan bagi pelajar tingkat SMA. Termasuk juga informasi mengenai mekanisme dan peluang memperoleh beasiswa akan disampaikan lebih rinci kepada masyarakat selama pelaksanaan pameran," tutur Dwipayana.
Selain perguruan tinggi, sejumlah satuan pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA hingga lembaga pendidikan tinggi juga akan membuka stan pameran. Masyarakat yang hadir bisa berinteraksi langsung dengan perwakilan dari masing-masing sekolah dan universitas.
"Masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai program unggulan, inovasi, prestasi hingga layanan pendidikan yang dimiliki masing-masing lembaga. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mendapatkan referensi mengenai dunia pendidikan," jelas Dwipayana.
Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung juga akan disuguhi beragam pertunjukan seni dan lomba yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang. Disdikpora Badung mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk datang dan memanfaatkan layanan gratis ini secara maksimal.
"Melalui BEF, kami berharap masyarakat makin mudah mengakses informasi pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi Badung yang unggul dan berdaya saing," pungkas Dwipayana.