Mahasiswa Hanyut Terseret Arus Banjir di Buleleng, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai hingga Pantai Indah

Penulis: Usman Harun  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 21:32:01 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian mahasiswa yang terseret arus banjir di Buleleng.

SINGARAJA — Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian ini pada pukul 13.55 Wita dari seorang warga bernama Waskita. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, membenarkan bahwa satu orang dilaporkan terseret arus deras di sungai yang berada tepat di belakang rumah korban.

“Info kejadian adanya 1 orang terseret arus banjir kami terima dari Bapak Waskita, diperkirakan kejadiannya sekitar pukul 12.30 Wita,” terang Sidakarya dalam keterangan resminya.

Banjir yang melanda kawasan tersebut tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga menghantam sebagian rumah korban. Arus deras sungai yang meluap membuat Ricardo terseret dan belum ditemukan hingga Jumat sore.

Tim SAR Butuh Waktu 1,5 Jam Capai Lokasi

Menindaklanjuti laporan, Pos SAR Buleleng langsung mengerahkan delapan personel menuju lokasi. Namun, jarak tempuh dari pos ke Perum Griya Mahadewa mencapai satu setengah jam perjalanan.

“Kami langsung merespon cepat dengan memberangkatkan 8 orang personel Pos SAR Buleleng menuju lokasi kejadian,” imbuh Sidakarya.

Pencarian Difokuskan ke Arah Utara hingga Pantai Indah

Hingga berita ini diturunkan, upaya penyisiran sungai terus dilakukan. Tim SAR menyusuri aliran sungai dari titik awal kejadian menuju arah utara hingga kawasan Pantai Indah. Namun, belum ada tanda-tanda keberadaan mahasiswa nahas tersebut.

Operasi pencarian melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, BPBD Buleleng, Polsek Buleleng, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Warga sekitar sebelumnya sudah berupaya mencari sendiri, tetapi hasilnya nihil. Keluarga korban kemudian memutuskan melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang.

Cuaca di wilayah Buleleng pada Jumat siang dilaporkan cukup ekstrem, memicu banjir di sejumlah titik. Tim SAR masih terus melakukan pencarian dan belum menetapkan batas waktu operasi.

Reporter: Usman Harun
Sumber: baliprawara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top