Pelindo dan BKHIT Maluku Perketat Pengawasan Karantina di Pelabuhan, Arus Logistik Maluku Dijamin Tak Tersendat

Penulis: Xander Situmorang  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 13:06:31 WIB
Petugas karantina dan Pelindo bersama perketat pengawasan di pelabuhan Ambon demi kelancaran logistik Maluku.

BALI — Pelabuhan menjadi garda terdepan dalam pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Tanpa koordinasi yang solid antara otoritas karantina dan pengelola pelabuhan, risiko masuknya hama atau penyakit bisa mengancam ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Kepala BKHIT Maluku, Willy Indra Yunan, menegaskan bahwa pengawasan yang ketat justru harus berjalan beriringan dengan efisiensi pelayanan. "Pelabuhan memiliki peran strategis sebagai pintu masuk dan keluar berbagai komoditas. Karena itu diperlukan kolaborasi yang kuat antarinstansi agar pengawasan karantina berjalan optimal tanpa menghambat kelancaran distribusi barang," ujarnya di Ambon, Rabu.

Pemeriksaan Fisik hingga Pemusnahan Jadi Prosedur Wajib

BKHIT Maluku, sebagai unit pelaksana Badan Karantina Indonesia, memiliki serangkaian tugas dalam menangani komoditas yang dilalulintaskan. Prosedurnya mencakup pemeriksaan dokumen dan fisik, pengasingan, pengamatan, perlakuan, hingga penahanan dan pemusnahan jika ditemukan pelanggaran.

Semua langkah itu bertujuan mencegah masuk, keluar, dan menyebarnya hama penyakit hewan, penyakit ikan, serta organisme pengganggu tumbuhan. "Koordinasi dengan Pelindo menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pengawasan yang terintegrasi," kata Willy.

Pelindo Siapkan Infrastruktur untuk Percepatan Proses Karantina

General Manager PT Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Ambon, Zahlan Sattahibe, menyatakan komitmen perusahaan untuk mendukung tata kelola pelabuhan yang efisien. Menurutnya, Pelindo tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga mengatur arus kapal, barang, dan penumpang agar kegiatan logistik berlangsung aman dan tertib.

"Pelindo siap mendukung penguatan koordinasi dengan Karantina Maluku agar proses pelayanan di pelabuhan berjalan lancar sekaligus tetap memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku," ujar Zahlan.

Dengan pengelolaan fasilitas yang terintegrasi, petugas karantina dapat melakukan pemeriksaan komoditas tanpa mengganggu jadwal bongkar muat. Hal ini krusial bagi Maluku yang mengandalkan jalur laut untuk perdagangan antarpulau dan ekspor hasil bumi.

Sinergi ini diharapkan menjadi model pengawasan yang efektif di pintu masuk komoditas, menjaga keamanan hayati wilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kelancaran arus logistik.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top