BALI — Persija resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi dua musim ke depan. Keputusan itu diumumkan di tengah persiapan klub menatap tahun istimewa: Jakarta genap berusia 500 tahun pada 2026, dan Persija akan merayakan satu abad pada 2028.
Witan Sulaeman termasuk pemain yang pernah merasakan langsung tangan dingin Shin Tae-yong di level tim nasional. Bersama Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama, ia menjadi bagian dari proyek regenerasi Garuda di era pelatih berusia 54 tahun itu.
"Saya sangat antusias dengan kehadiran Coach Shin Tae-yong di Persija. Pengalaman di tim nasional tentu berbeda karena kami hanya berkumpul saat agenda internasional," ujar Witan kepada wartawan, Selasa (18/2).
Perbedaan paling mendasar, menurut Witan, terletak pada intensitas pertemuan. "Di Persija kami akan menjalani latihan dan kompetisi sepanjang musim," katanya menambahkan.
Kedatangan Shin Tae-yong bukan sekadar rotasi pelatih. Manajemen Persija menaruh target tinggi: membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara di momen bersejarah. Dua tahun ke depan menjadi jendela krusial, baik untuk perayaan Jakarta maupun ulang tahun ke-100 Persija pada 2028.
Witan meyakini Shin Tae-yong adalah sosok yang tepat untuk memenuhi ambisi tersebut. "Pengalaman dan pengetahuannya tentang sepakbola Indonesia akan sangat membantu proses adaptasinya di Persija," ucap pemain sayap lincah itu.
Shin Tae-yong bukan nama asing bagi skuad Persija. Ia adalah pelatih yang pertama kali memberi kesempatan kepada Witan dan Rizky Ridho tampil di Timnas Indonesia senior saat usia mereka masih sangat muda. Keduanya kemudian menjelma menjadi pilar penting Garuda di berbagai turnamen internasional.
Kini, jejak rekam itu menjadi modal berharga. Witan percaya, kerja sama yang sudah terjalin di tim nasional bisa langsung diadaptasi ke level klub. "Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Persija. Semoga pemain dan pelatih bisa bekerja sama dengan baik dan mempersembahkan gelar juara untuk Jakarta yang tahun ini merayakan usia ke-500," tutup Witan.