Rupiah Berpeluang Kembali Melemah pada Selasa (21/7/2026), Pelaku Pasar di Bali Diminta Cermati Sentimen Global

Penulis: Vino Bastian  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 09:14:00 WIB
Nilai tukar rupiah diproyeksikan tertekan oleh sentimen global pada perdagangan Selasa (21/7/2026).

DENPASAR — Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan masih berlanjut pada awal pekan ini. Analis pasar uang menilai sejumlah faktor eksternal menjadi pemberat utama bagi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Sentimen Global yang Membayangi Pergerakan Rupiah

Beberapa sentimen negatif dari luar negeri dinilai masih menjadi momok bagi rupiah. Kekhawatiran pasar terhadap kebijakan suku bunga acuan di Amerika Serikat yang masih tinggi menjadi faktor utama.

Selain itu, ketidakpastian perekonomian global, terutama dari perlambatan ekonomi China, ikut menekan mata uang di kawasan Asia. Kondisi ini membuat dolar AS kembali diminati sebagai aset safe haven.

Kapan Rupiah Berpotensi Menguat?

Kendati berpeluang melemah, potensi penguatan rupiah tetap ada. Analis menyebutkan, intervensi Bank Indonesia (BI) di pasar valas dan obligasi bisa menjadi katalis positif bagi rupiah.

“BI diperkirakan akan tetap berada di pasar untuk menstabilkan rupiah. Ini bisa menjadi sentimen penahan agar pelemahan tidak terlalu dalam,” ujar seorang analis pasar uang yang dikutip dari riset hariannya.

Dampak bagi Perekonomian Bali

Pergerakan rupiah yang fluktuatif memiliki dampak langsung terhadap sektor riil di Bali. Sektor pariwisata dan perdagangan menjadi yang paling rentan terhadap perubahan nilai tukar.

Importir barang kebutuhan hotel dan restoran harus merogoh kocek lebih dalam jika rupiah terus melemah. Sebaliknya, eksportir produk lokal justru bisa menikmati keuntungan karena harga barang mereka menjadi lebih kompetitif di pasar global.

Pelaku usaha di Denpasar dan sekitarnya disarankan untuk melakukan lindung nilai atau hedging guna meminimalkan risiko kerugian akibat fluktuasi kurs.

Level yang Perlu Dicermati Pelaku Pasar

Para pelaku pasar di Bali disarankan untuk mencermati level support dan resistance rupiah pada perdagangan hari ini. Pergerakan rupiah diprediksi akan berada di rentang yang cukup lebar seiring dengan sentimen global yang masih mixed.

Keputusan pasar akan sangat bergantung pada data ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini, serta pergerakan dolar Asia lainnya. Fluktuasi rupiah diperkirakan masih akan terjadi dalam jangka pendek.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: investasi.kontan.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top