BALI — Galaxy Unpacked kedua Samsung di tahun 2026 ini menghadirkan tiga model ponsel lipat sekaligus. Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi model paling premium dengan format layar yang lebih lebar. Sementara Galaxy Z Fold 8 reguler hadir sebagai penerus langsung lini Fold, dan Galaxy Z Flip 8 melanjutkan tradisi ponsel clamshell lipat vertikal.
Samsung menyebut deretan ini sebagai "revamped foldable lineup", menandakan perubahan desain atau fitur yang cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya. Sayangnya, detail spesifikasi teknis seperti prosesor, RAM, atau kapasitas baterai belum diumumkan dalam sesi peluncuran.
Selain ponsel lipat, Samsung juga merilis dua jam tangan pintar anyar: Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9. Watch Ultra 2 merupakan penerus model jam tangan ekstrem yang dirilis tahun lalu, dengan fokus pada ketahanan dan fitur outdoor. Watch 9 hadir sebagai lini reguler untuk pengguna harian.
Kedua perangkat wearable ini melengkapi ekosistem Galaxy yang kini semakin terintegrasi dengan ponsel lipat terbaru.
Hingga berita ini diturunkan, Samsung belum membuka harga resmi untuk pasar Indonesia. Sebagai patokan, Galaxy Z Fold 5 dan Z Flip 5 sebelumnya dibanderol mulai Rp 24.999.000 dan Rp 15.999.000 saat peluncuran. Dengan hadirnya varian Ultra, kemungkinan harga Galaxy Z Fold 8 Ultra akan melampaui angka tersebut.
Belum ada tanggal pasti kapan perangkat-perangkat ini akan masuk ke Indonesia. Biasanya, Samsung membawa lini Fold dan Flip ke pasar lokal dalam waktu satu hingga dua bulan setelah acara global.
Galaxy Z Fold 8 Ultra jelas menyasar pengguna yang menginginkan produktivitas layar lebar dalam format lipat. Sementara Galaxy Z Flip 8 cocok untuk mereka yang mengutamakan kepraktisan dan gaya. Jika Anda pengguna jam tangan pintar, Galaxy Watch 9 menawarkan nilai lebih terjangkau dibanding Watch Ultra 2 yang lebih tangguh.
Keputusan pembelian terbaik akan sangat bergantung pada kebutuhan dan anggaran. Tunggu informasi harga dan ketersediaan resmi dari Samsung Indonesia sebelum memutuskan.