Kesbangpol Buleleng Bekali Mahasiswa di Singaraja dengan Wawasan Kebangsaan demi Jaga Keutuhan NKRI

Penulis: Usman Harun  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:21:01 WIB
Mahasiswa mengikuti Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) di Kampus H.I Singaraja, Jumat (tanggal).

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan yang menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penguatan wawasan kebangsaan ini digaungkan melalui Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) yang digelar di Kampus H.I Singaraja, Jumat.

SINGARAJA — Kesbangpol Buleleng menilai pemahaman terhadap wawasan kebangsaan menjadi benteng penting di tengah tantangan yang berpotensi mengganggu kedaulatan bangsa. Generasi muda, khususnya mahasiswa, ditempatkan sebagai garda terdepan dalam merawat persatuan.

Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Buleleng, Ketut Simbayasa, menyebut wawasan kebangsaan adalah pedoman yang mengarahkan kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara menuju masa depan Indonesia yang dicita-citakan bersama.

Empat Pilar Konsensus Dasar Ditekankan ke Mahasiswa

Sosialisasi PPWK ini menghadirkan empat narasumber yang masing-masing menyampaikan materi sesuai konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. I Made Riyan Cahyadi memaparkan materi Pancasila, Ni Putu Rahayu membawakan materi Undang-Undang Dasar NKRI Tahun 1945, I Putu Ari Sudiada menyampaikan materi Bhinneka Tunggal Ika, dan I Wayan Ngara memberikan materi mengenai NKRI.

Menurut Simbayasa, wawasan kebangsaan dibangun di atas nilai-nilai Pancasila, UUD NKRI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Nilai-nilai itu menjadi landasan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme, patriotisme, serta tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa.

Mengapa Mahasiswa Jadi Sasaran Strategis?

Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa yang berintegritas. Mereka dituntut menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945, menghargai keberagaman dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta menjadi agen perubahan dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Wawasan kebangsaan membantu generasi muda memahami sejarah dan budaya bangsa, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan sikap nasionalisme. Ini menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan NKRI," ujar Simbayasa.

Harapan Pemkab Buleleng bagi Generasi Penerus

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap peserta tidak hanya memahami konsep wawasan kebangsaan secara teoritis. Lebih dari itu, mahasiswa mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian dari upaya Pemkab Buleleng membangun generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesiapan berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju dengan tetap menjaga persatuan dalam keberagaman.

Reporter: Usman Harun
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top