Pencarian

Polda Bali Periksa Kelaikan Stadion Dipta Gianyar Jelang Super League 2026/2027, Ini Aspek yang Dinilai

Jumat, 28 Agustus 2026 • 18:20:32 WIB
Polda Bali Periksa Kelaikan Stadion Dipta Gianyar Jelang Super League 2026/2027, Ini Aspek yang Dinilai
Tim asesmen Polda Bali memeriksa kelengkapan dokumen dan fasilitas Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (tanggal).

Kepolisian Daerah (Polda) Bali memastikan kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027. Tim penilai melakukan audit manajemen risiko menyusul stadion kebanggaan warga Bali itu juga kerap menjadi tuan rumah laga internasional.

GIANYAR — Tim asesmen Polda Bali mulai memeriksa seluruh aspek keamanan dan keselamatan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat. Langkah ini diambil untuk memastikan markas Bali United itu laik menggelar pertandingan resmi, termasuk laga Super League 2026/2027 yang akan datang.

Ketua Tim Risk Assessment Polda Bali, AKBP Kaisar Reman Sambo, menyebut penilaian tidak hanya menyasar fisik bangunan. Pihaknya juga meneliti kelengkapan dokumen penunjang, protokol kesehatan, hingga data kegiatan kompetisi dan suporter.

Empat Aspek Utama yang Diaudit Kepolisian

AKBP Kaisar Reman Sambo menegaskan ada empat poin krusial yang menjadi fokus pemeriksaan. Pertama, kelaikan stadion secara struktur dan fasilitas. Kedua, kelengkapan sarana pendukung pertandingan.

Ketiga, kesiapan aspek kesehatan bagi pemain, ofisial, dan penonton. Terakhir, data kegiatan kompetisi serta profil suporter yang akan hadir. Seluruhnya dinilai untuk memetakan potensi risiko sebelum izin keramaian diterbitkan.

Dalam pelaksanaannya, tim yang terdiri dari Auditor Iptu I Komang Suiadnyana, Iptu I Komang Sulendra, Brigadir I Putu Deni Sanjaya, dan Brigadir I Kadek Dedy Oka Putra memeriksa berkas secara langsung. Hasil audit ini nantinya diteruskan ke Direktur Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Bali, Komisaris Besar Polisi I Dewa Putu Alit Bintang Julian.

Stadion Berkapasitas 18 Ribu Kursi Andalkan Dukungan Polri

Ketua Panitia Penyelenggara Stadion Dipta, I Ketut Suantika, menyebut proses ini rutin dijalankan secara berkala. Menurutnya, penilaian risiko adalah langkah untuk mengecek kesiapan lokasi dalam menggelar pertandingan resmi dengan memetakan berbagai kemungkinan gangguan.

Suantika mengakui peran kepolisian menjadi faktor penentu suksesnya sebuah laga. Ia menyebut tanpa dukungan aparat, agenda pertandingan tidak akan berjalan sempurna.

"Kami dari panitia pelaksana mengakui bila tanpa adanya dukungan dari pihak kepolisian tentu agenda pelaksanaan apapun tidak bisa sempurna untuk dijalankan. Harapannya tentu biar bisa berjalan aman, nyaman dan tertib tidak ada kendala apapun," ucapnya.

Rekam Jejak Stadion Dipta di Panggung Sepak Bola Nasional dan Asia

Stadion yang terletak di Desa Buruan, Gianyar ini bukan lokasi asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Selain menjadi kandang Bali United, venue ini pernah menjadi tuan rumah ajang internasional seperti AFC Women U17 dan laga Timnas Indonesia.

Tak hanya itu, sejumlah tim besar Super League juga pernah menjalani laga di stadion ini, termasuk Arema FC dan PSBS Biak. Dengan kapasitas sekitar 18 ribu kursi, stadion ini menjadi salah satu venue kebanggaan Pulau Dewata.

Hasil penilaian manajemen risiko ini akan menjadi dasar rekomendasi bagi Polda Bali untuk menerbitkan izin keamanan. Kepolisian memastikan seluruh prosedur dijalankan transparan demi kelancaran kompetisi musim depan.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks