BALI — Pegadaian kembali memangkas harga jual emas batangan untuk produk Galeri24, Antam, dan UBS pada Sabtu (29/8/2026). Penurunan ini mengikuti pelemahan harga emas dunia pada perdagangan Jumat (28/8/2026) waktu Amerika Serikat.
Berdasarkan pantauan laman Pegadaian pukul 11.54 WIB, harga emas Antam dibanderol Rp 2.711.000 per gram. Angka ini menjadi yang tertinggi di antara ketiga produk. Sementara itu, emas UBS dipatok Rp 2.654.000 per gram dan Galeri24 dijual di harga Rp 2.611.000 per gram.
Ketiga produk logam mulia ini terkoreksi cukup dalam dibandingkan perdagangan Jumat (28/8/2026). Sehari sebelumnya, emas Antam masih bertengger di level Rp 2.759.000 per gram, UBS Rp 2.729.000 per gram, dan Galeri24 Rp 2.657.000 per gram.
Penurunan ini melebarkan selisih harga antarproduk. Emas Antam tetap menjadi primadona bagi investor yang mencari likuiditas tinggi. Sementara Galeri24 dan UBS menawarkan harga lebih bersahabat untuk pembelian awal.
Pelemahan harga emas di Pegadaian tak lepas dari tekanan di pasar global. Harga emas spot ambles 2,75% ke level US$ 4.474,45 per ons pada Jumat (28/8/2026). Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga terpangkas 3% menjadi US$ 4.524,10.
Koreksi ini dipicu pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang menegaskan inflasi belum melambat secara signifikan. Warsh mengindikasikan bank sentral AS "memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan" untuk memastikan inflasi inti kembali ke target 2%.
"Harga emas terpukul keras setelah Ketua Warsh menegaskan bahwa inflasi tidak melambat secara signifikan dan The Fed masih memiliki 'pekerjaan yang harus diselesaikan.' Meskipun pendekatannya mungkin kembali berupa 'bicara lantang namun bertindak terbatas', hal ini membuat pasar menilai hasil pertemuan September sebagai situasi yang tidak pasti, layaknya melempar koin," ujar analis independen Tai Wong.
Pernyataan tersebut mendorong pelaku pasar meningkatkan taruhan pada kenaikan suku bunga September. Berdasarkan perangkat CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga AS pada September naik menjadi 56%. Angka ini melonjak dari 36% sebelum komentar Warsh. Peluang kenaikan pada Desember bahkan mencapai 80%.
Spekulasi kenaikan suku bunga membuat indeks dolar AS menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu minggu. Penguatan dolar ini membuat harga emas yang diperdagangkan dalam mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Alhasil, permintaan pun tertekan.
Padahal, Selasa lalu emas sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan di US$ 4.696,18 per ons. Rally tersebut dipicu pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai langkah-langkah dukungan untuk obligasi berdurasi panjang.
Emas cenderung kurang diminati dalam lingkungan suku bunga tinggi karena aset ini tidak memberikan imbal hasil atau yield. Investor biasanya beralih ke instrumen seperti obligasi yang menawarkan bunga lebih menarik saat suku bunga naik.
Pegadaian menjual emas Galeri24 mulai dari kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram. Emas UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam dijual hingga ukuran 100 gram. Berikut rincian lengkapnya:
Galeri24
0,5 gram: Rp 1.369.000
1 gram: Rp 2.611.000
2 gram: Rp 5.158.000
5 gram: Rp 12.799.000
10 gram: Rp 25.531.000
25 gram: Rp 63.483.000
50 gram: Rp 126.866.000
100 gram: Rp 253.607.000
250 gram: Rp 632.460.000
500 gram: Rp 1.264.918.000
1.000 gram: Rp 2.529.834.000
Antam
0,5 gram: Rp 1.406.000
1 gram: Rp 2.711.000
2 gram: Rp 5.360.000
3 gram: Rp 8.014.000
5 gram: Rp 13.321.000
10 gram: Rp 26.588.000
25 gram: Rp 66.343.000
50 gram: Rp 132.605.000
100 gram: Rp 265.131.000
UBS
0,5 gram: Rp 1.434.000
1 gram: Rp 2.654.000
2 gram: Rp 5.267.000
5 gram: Rp 13.015.000
10 gram: Rp 25.893.000
25 gram: Rp 64.604.000
50 gram: Rp 128.942.000
100 gram: Rp 257.784.000
250 gram: Rp 644.268.000
500 gram: Rp 1.287.023.000
Harga logam mulia bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global. Calon pembeli disarankan memantau perkembangan harga emas dunia sebelum memutuskan membeli.