Ketua TP PKK Bali Putri Koster Dorong Bunga Kasna Temukus Jadi Isian Canang Harian, Ini Alasannya

Penulis: Xander Situmorang  •  Sabtu, 05 September 2026 | 10:46:01 WIB
Ketua TP PKK Bali Putri Koster mendorong pemanfaatan bunga kasna Temukus sebagai isian canang harian untuk meningkatkan nilai ekonomi petani.

KARANGASEM — Putri Koster menyampaikan dorongan tersebut saat menghadiri aksi Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Jumat (4/9/2026). Ia menilai kebutuhan canang yang tinggi hampir setiap hari menjadi peluang pasar yang besar bagi petani bunga di kawasan Temukus.

Menurut dia, pengembangan bunga kasna tidak boleh berhenti pada budi daya saja. Perlu ada jaminan pemasaran yang terintegrasi dari hulu ke hilir agar nilai tambah ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Mari kita lakukan kerja sama atau MoU untuk masyarakat Temukus agar bunga kasna dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bunga pada canang. Apalagi kebutuhan canang cukup tinggi karena digunakan hampir setiap hari. Pengembangan bunga kasna ini harus dilakukan terintegrasi dari hulu hingga hilir agar memberikan nilai tambah ekonomi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Pemanfaatan Bunga Kasna Tak Hanya Saat Galungan

Putri Koster berharap pemanfaatan bunga khas Karangasem ini tidak terbatas pada momentum hari raya besar seperti Rahina Galungan. Ia ingin bunga tersebut menjadi komoditas harian yang dipakai rutin untuk melengkapi sarana persembahyangan di seluruh Bali.

Langkah ini dinilai strategis karena sekaligus memperpendek mata rantai distribusi. Petani di tingkat hulu bisa menjual langsung hasil tanamnya tanpa melalui perantara yang kerap memangkas keuntungan.

124 Pelaku IKM Ikut Semarakkan Pasar Rakyat

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, melaporkan bahwa gelaran pasar rakyat kali ini melibatkan 124 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) lokal. Rinciannya mencakup 19 IKM kain tenun tradisional termasuk tenun khas Geringsing Tenganan, 66 IKM kuliner, serta 39 IKM hasil pertanian dan produk olahan lokal.

Putri Koster menegaskan bahwa ajang ini harus menjadi wadah nyata yang mempertemukan langsung para produsen dengan konsumen. Ia secara khusus mengingatkan agar yang berjualan adalah petani, bukan pedagang pasar yang hanya mengambil untung dari hasil bumi orang lain.

“Kesempatan ini saya harapkan dapat digunakan langsung oleh para petani kita untuk menjual produknya. Petani, ya, bukan pedagang di pasar,” tegasnya.

Bansos untuk 100 Warga Karangasem

Rangkaian acara tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada 100 warga penerima manfaat di Karangasem. Bantuan berupa 2.000 kilogram beras, 200 krat telur atau setara 6.000 butir, serta 100 liter minyak tanusan diserahkan langsung oleh Putri Koster.

Selain itu, TP PKK dari tiap kabupaten/kota se-Bali turut menyerahkan masing-masing 10 paket bingkisan hasil belanjaan dari Pasar Rakyat. Konsep berbelanja sekaligus berbagi ini diharapkan menciptakan efek ganda, yakni memajukan usaha IKM dan petani lokal sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Bupati Karangasem beserta wakil, serta jajaran ketua TP PKK kabupaten/kota se-Bali dan pimpinan perangkat daerah terkait.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top