TABANAN — Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengonfirmasi insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DK 2657 MM, sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi DK 7680 DC, dan truk Isuzu bernomor polisi S 8530 HS.
Korban meninggal dunia adalah Gusti Ayu Sumarwati (58), penumpang Honda Vario. Ia terlempar ke sisi utara jalan usai benturan dan terlindas ban kanan belakang truk yang melintas dari arah belakang.
Menurut Wiwik, Honda Vario yang dikendarai Gusti Putu Arka (61) membonceng Sumarwati melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi, pengendara bermaksud memotong jalur untuk menuju Kaba Kaba ke arah selatan.
Pada saat bersamaan, Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Desir Umbu Radji (41) membonceng Farida Ngongo (32) meluncur dari arah berlawanan. Benturan keras antarkedua sepeda motor terjadi di badan jalan sebelah selatan.
Sumarwati yang terjatuh langsung terlindas truk Isuzu yang dikemudikan Devi Suhariyanto (31) dari arah belakang. Korban meninggal di tempat kejadian akibat luka berat.
Selain satu korban meninggal, empat orang lain mengalami luka. Pengendara Vario, Gusti Putu Arka, menderita luka memar di kepala dan lecet di sejumlah bagian tubuh sehingga harus dirawat di RS Singasana.
Pengendara dan pembonceng Jupiter MX yang mengalami luka-luka dilarikan ke Puskesmas Mengwi I. Pengemudi truk Devi Suhariyanto dilaporkan dalam keadaan selamat.
Jenazah Sumarwati dibawa ke RS Singasana untuk penanganan lebih lanjut.
Unit Laka Satlantas Polres Tabanan telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari para saksi guna menyelidiki penyebab kecelakaan.
"Saat ini kasus kecelakaan lalu lintas ini sedang ditangani Unit Laka Satlantas Polres Tabanan," ujar Wiwik.
Jalur Denpasar-Gilimanuk merupakan jalur lintas nasional dengan volume kendaraan tinggi, termasuk truk antarpulau. Polisi mengimbau pengendara berhati-hati saat bermanuver di jalur tersebut.