KARANGASEM — Pemeriksaan urine terhadap 17 awak Kapal MT. MPMT XV digelar BNNK Karangasem tanpa pemberitahuan sebelumnya. Petugas diterjunkan langsung ke ruang kendali kapal saat armada bersandar di Dermaga Pelabuhan Tanah Ampo. Seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan bersih dari indikasi penyalahgunaan narkotika.
Kepala BNNK Karangasem, Alvin Andrew Dias, menyebut hasil tersebut sebagai modal penting bagi keselamatan operasional kapal pengangkut BBM. Menurutnya, kru yang bebas narkoba menjadi jaminan awal bagi kelancaran distribusi bahan bakar di wilayah itu.
Pemeriksaan tidak hanya mendeteksi satu jenis zat. Petugas BNNK Karangasem menggunakan alat rapid test dengan tujuh parameter sekaligus untuk memetakan potensi penyalahgunaan berbagai jenis narkotika di kalangan kru kapal.
Dari tujuh parameter tersebut, tidak ada satu pun sampel yang menunjukkan hasil positif. Seluruh kru dinyatakan bersih dari indikasi penyalahgunaan narkotika.
Tes urine ini berawal dari permintaan pendampingan secara tertulis yang diajukan PT Odyssey Shipping Lines kepada BNNK Karangasem. Perusahaan pelayaran itu ingin memastikan seluruh awak kapalnya terbebas dari narkotika sebelum menjalankan operasional pengangkutan BBM.
"Perusahaan kami meminta pendampingan secara tertulis kepada BNNK Karangasem untuk melakukan tes urine kepada awak kapal kami," ujar Renaldi dari HSE Department PT Odyssey Shipping Lines.
Renaldi menekankan pentingnya pencegahan narkotika mengingat operasional kapal pengangkut BBM menuntut tingkat kewaspadaan dan keselamatan tinggi. Satu kru yang terpapar narkotika bisa berimplikasi fatal bagi keselamatan pelayaran dan distribusi energi.
Alvin menyampaikan bahwa keterlibatan aktif dunia usaha dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) memiliki peran strategis. Deteksi dini melalui tes urine dinilainya bukan sekadar ajang pemeriksaan rutin.
"Dari 17 kru kapal MT. MPMT XV yang menjalani tes urine, semuanya dinyatakan negatif narkoba," jelas Alvin.
Menurutnya, tes mendadak menjadi sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman serta ketahanan para pekerja terhadap ancaman bahaya narkotika. Kru kapal yang bekerja di jalur pelayaran panjang rentan terpapar berbagai tekanan yang bisa memicu penyalahgunaan zat.
BNNK Karangasem mengapresiasi langkah proaktif PT Odyssey Shipping Lines. Lembaga itu berharap sinergi serupa dapat terus diperkuat demi menciptakan tempat kerja yang sehat, produktif, serta bebas dari narkoba secara berkelanjutan.
Pelabuhan Tanah Ampo sendiri merupakan salah satu pintu masuk pelayaran di Bali timur yang melayani kapal barang dan penumpang. Pengawasan terhadap kru kapal di kawasan ini menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan kerja bersih narkoba di sektor maritim.