BALI — Windows Subsystem for Linux versi 3.0.1 menghadirkan perintah wslc yang memungkinkan pengguna Windows 11 menarik image, menjalankan container Linux, memetakan port, hingga membangun image langsung dari PowerShell atau CMD. Fitur ini membuat Microsoft tak lagi mengarahkan pengguna ke Docker Desktop seperti pada tutorial lamanya. Pengguna yang sering bekerja dengan container tunggal dan GPU Nvidia bakal merasakan manfaat paling besar.
Perintah wslc menjadi pembeda utama di rilis ini. Microsoft kini mengajarkan cara memakai perintah tersebut di halaman Microsoft Learn yang sama, padahal sebelumnya tutorial container WSL merekomendasikan Docker Desktop.
Dalam pengujian di PC berprosesor Ryzen 5 7600X dan kartu grafis RTX 4070 Ti Super, container pertama berjalan kurang dari satu menit setelah proses pembaruan dimulai. Tidak ada permintaan login, reboot, atau persetujuan lisensi di sepanjang proses.
Langkah pertama adalah memastikan WSL sudah mencapai versi 3.0.1 atau lebih baru. Perintah wsl --version akan menampilkan versi yang terpasang di komputer.
Jika versi masih di bawahnya, jalankan wsl --update untuk menarik rilis terbaru. Satu perintah itu sudah mencakup seluruh proses instalasi.
Untuk PC yang belum memiliki WSL atau baru memasang Windows 11 dari awal, gunakan wsl --install lebih dulu. Sisanya hanya verifikasi pasca-pemasangan.
Perintah wslc version memastikan wslc sudah aktif. Setelah itu, wslc run --rm hello-world akan menarik image uji kecil dan mencetak sapaan dari dalam container Linux.
Di pengujian tersebut, sapaan muncul kurang dari 10 detik setelah tombol Enter ditekan, termasuk waktu unduh image. Tidak ada langkah tambahan yang diminta sistem.
WSL sudah meneruskan GPU Nvidia ke lingkungan Linux lewat driver Windows yang sama selama bertahun-tahun. Artinya, tidak ada driver Linux tambahan yang perlu dicari atau dipasang manual.
Pengguna Docker akan langsung familiar karena wslc menerima flag --gpus all yang sama. Pengujian dengan image CUDA base dari Nvidia dijalankan lewat perintah:
wslc run --rm --gpus all nvidia/cuda:12.9.1-base-ubuntu24.04 nvidia-smi
Hasilnya, container mengenali RTX 4070 Ti Super dengan VRAM 16GB dan driver versi 617.14, sama persis dengan yang dilaporkan Windows 11. Di mesin Linux biasa, langkah ini menuntut pemasangan Nvidia Container Toolkit dan konfigurasi Docker.
Pengujian berlanjut ke llama.cpp, yang menyediakan image CUDA resmi. Image tersebut diarahkan ke file model Gemma 4 E4B yang biasa dipakai di Windows, di-mount langsung dari folder model.
Kedua pengujian memakai kuantisasi Q4_K_M dengan offload GPU penuh pada konteks 128K, prompt sama, dan balasan 256 token. llama.cpp native menghasilkan 128–132 token per detik, sedangkan versi container stabil di 124 token per detik.
Selisih itu terlalu kecil untuk terasa di pemakaian sehari-hari. Inferensi lokal lewat container jadi opsi realistis tanpa perlu keluar dari ekosistem Windows.
wslc belum menyertakan runtime compose bawaan. Microsoft mengakui compose sebagai fitur paling diminta pengguna dan menyebutnya sebagai prioritas berikutnya, dengan target menjalankan file compose yang sudah ada tanpa perubahan.
Docker Desktop juga masih unggul di beberapa sisi. Aplikasi itu bisa berpindah ke container Windows, sementara wslc hanya menjalankan container Linux. Docker Desktop gratis untuk pengguna individu, dan paket berbayar baru diperlukan organisasi besar.
Untuk container tunggal dan beban kerja GPU, wslc sudah cukup mumpuni. Pengguna Windows 11 yang ingin mencoba container Linux tanpa memasang Docker Desktop bisa memulai dari wsl --update dan satu perintah hello-world.