Dua Tongkang Batu Bara Terbakar di Perairan Celukan Bawang Buleleng, Asap dan Bau Menyengat Tercium hingga 4 Kilometer

Penulis: Usman Harun  •  Rabu, 04 November 2026 | 08:01:01 WIB
Kepulan asap tebal terlihat dari garis pantai akibat kebakaran muatan batu bara pada dua tongkang di perairan Celukan Bawang, Buleleng.

BULELENG — Kebakaran muatan batu bara pada dua kapal tongkang di perairan Celukan Bawang memicu kepulan asap tebal yang terlihat jelas dari garis pantai. Sejumlah warga merekam kejadian itu dan menyebarkannya ke media sosial, dengan sedikitnya tiga video beredar sejak pagi.

Dua video diambil dari wilayah Desa Celukan Bawang, satu video lainnya direkam dari Desa Tukadsumaga. Jarak kedua desa sekitar empat kilometer, namun bau menyengat dari asap batu bara tetap tercium hingga permukiman.

Bau Menyengat Menyerupai Aspal, Warga Keluhkan Mata Perih

Seorang warga yang merekam kejadian di wilayah Tukadsumaga menyebut aroma asap menyerupai bau aspal. Menurut dia, intensitas baunya jauh lebih kuat pada pagi hari.

"Baunya keras sekali. Bau seperti aspal. Pagi tadi keras sekali seperti kabut," ujarnya dalam rekaman video.

Selain bau menyengat, warga mengeluhkan mata perih akibat paparan asap. Kekhawatiran soal dampak kesehatan muncul karena asap bertahan cukup lama di permukiman sekitar perairan.

Asap Terlihat Sejak Pagi, Tiga Video Beredar di Masyarakat

Kepulan asap dari muatan batu bara terlihat sejak Selasa pagi. Video yang beredar memperlihatkan asap mengepul dari atas kapal tongkang yang berada di kawasan perairan Celukan Bawang.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian dari muatan batu bara tersebut. Penanganan di lokasi belum dijelaskan secara rinci oleh pihak berwenang.

Perairan Celukan Bawang dikenal sebagai jalur aktivitas bongkar muat batu bara di Buleleng utara. Kejadian kebakaran muatan tongkang di kawasan ini menambah perhatian warga terhadap risiko dampak lingkungan dan kesehatan di sekitar pelabuhan.

Reporter: Usman Harun
Sumber: radarbadung.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top