DENPASAR — Harga emas produksi Galeri 24 yang dipasarkan melalui Pegadaian di Bali tak menunjukkan perubahan berarti. Untuk cetakan 25 gram, banderolnya masih berada di level Rp64 jutaan, sama seperti sepekan sebelumnya. Stagnasi ini cukup mencolok mengingat harga emas sempat bergerak fluktuatif pada awal 2025.
Berapa Kisaran Harga per Gram di Pegadaian?
Berdasarkan pantauan terbaru, harga emas Galeri 24 untuk ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1,5 jutaan, sementara ukuran 1 gram mencapai Rp2,9 jutaan. Adapun ukuran 5 gram dipatok di kisaran Rp14,1 jutaan, dan 10 gram di angka Rp28,2 jutaan. Seluruh harga tersebut belum termasuk biaya pemesanan atau ongkos cetak yang berlaku di masing-masing outlet Pegadaian.
Kapan Harga Emas Biasanya Bergerak?
Pergerakan harga emas Galeri 24 umumnya mengacu pada harga acuan logam mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang diperbarui setiap hari kerja. Namun, dalam sepekan terakhir, harga acuan tersebut cenderung flat, sehingga harga jual di Pegadaian ikut mandek. “Kami masih menunggu update harga dari pusat. Biasanya kalau harga Antam tidak berubah, harga Galeri 24 juga ikut stagnan,” ujar salah satu petugas Pegadaian di Denpasar.
Dampak ke Pembeli di Bali
Kondisi ini membuat sebagian warga Bali yang berniat membeli emas untuk investasi memilih wait and see. Seorang pembeli di Pegadaian Renon mengaku sengaja menunda pembelian karena berharap harga turun ke bawah Rp60 jutaan untuk ukuran 25 gram. “Saya pantau sudah dua minggu tidak turun. Lebih baik tunggu dulu, takut beli di harga tinggi,” katanya.
Sebaliknya, bagi yang menjual emas batangan, harga stagnan dinilai kurang menguntungkan. Beberapa nasabah memilih menyimpan logam mulianya hingga harga kembali naik. Pegadaian sendiri tetap melayani transaksi jual dan beli emas Galeri 24 di seluruh cabang di Bali tanpa perubahan biaya administrasi.