Pencarian

PLN Bali Timur Minta Warga Jauhi Kabel Listrik Saat Main Layang-Layang, Ini Risiko Korsleting dan Sengatan

Selasa, 30 Juni 2026 • 23:54:31 WIB
PLN Bali Timur Minta Warga Jauhi Kabel Listrik Saat Main Layang-Layang, Ini Risiko Korsleting dan Sengatan
PLN Bali Timur mengimbau warga untuk menjauhi kabel listrik saat bermain layang-layang demi keselamatan.

GIANYAR — Memasuki musim layang-layang, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gianyar mengingatkan warga untuk lebih selektif memilih lokasi bermain. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Manajer PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, didampingi Manajer PLN ULP Gianyar, Putu Agra Ricna Sukarmawan, pada Selasa (30/6).

Mengapa Tali Layang-Layang Bisa Picu Korsleting?

Imadya menjelaskan bahwa tali atau benang layang-layang dapat bertindak sebagai konduktor listrik, terutama jika dalam kondisi basah atau menggunakan bahan yang mengandung logam atau kawat. Risiko semakin tinggi karena banyak warga kini memodifikasi layang-layang dengan lampu hias, yang meningkatkan potensi bahaya saat tersangkut kabel.

"Kami dari PLN menghimbau, kami tidak melarang untuk bermain layang-layang, silakan. Namun pemilihan tempatnya mungkin lebih diperhatikan. Jauhi jaringan listrik yang ada karena memang ada potensi bahaya di situ," ujar Imadya.

Dampak Fatal: Bukan Cuma Mati Lampu Massal

Jika layang-layang atau benangnya tersangkut pada jaringan listrik, potensi terbesarnya adalah hubungan arus pendek (korsleting) yang berujung pada pemadaman listrik secara massal. Namun, Imadya menegaskan bahwa bahaya terbesar justru mengancam keselamatan jiwa para pemain.

"Potensi bahayanya tidak hanya pemadaman secara massal, tapi ini juga untuk keselamatan dari sisi manusianya," tambahnya.

Sebagai solusi, PLN menyarankan masyarakat bermain di ruang terbuka seperti kawasan bibir pantai yang memiliki angin kencang dan bebas dari bentangan kabel listrik.

Antisipasi Cuaca Ekstrem: Pohon Tumbang Jadi Ancaman

Selain layang-layang, PLN UP3 Bali Timur juga bersiaga menghadapi potensi gangguan akibat pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik. PLN rutin bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pemangkasan pohon yang dinilai rawan tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.

PLN juga memiliki program inspeksi rutin setiap hari guna memetakan pohon milik warga yang posisinya mendekati kabel listrik. Jika ditemukan potensi bahaya, pihak PLN akan berkomunikasi dengan warga setempat untuk melakukan pemotongan secara aman.

Lapor Jika Ada Layang-Layang Tersangkut atau Pohon Tumbang

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada PLN jika melihat ada layang-layang yang tersangkut atau pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik. Pelaporan bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center 123 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Bagikan
Sumber: balipost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks