BADUNG — Rombongan TP PKK Badung diterima Direktur SDM Ditjen Pothan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja di kantor Kementerian Pertahanan. Kepala Badan Kesbangpol Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa turut mendampingi bersama jajaran pengurus dalam agenda yang menyasar dua lembaga tinggi negara itu.
Brigjen Yoga menilai inisiatif TP PKK dan Kesbangpol Badung sebagai langkah positif. Ia menekankan bela negara merupakan hak dan kewajiban sekaligus tanggung jawab seluruh warga negara.
Aksi Bela Negara Tak Harus Lewat Jalur Militer
Menurut Brigjen Yoga, aksi nyata bela negara tidak terbatas pada pertahanan militer. Sikap cinta tanah air, menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan kontribusi aktif dalam pembangunan daerah juga termasuk wujud bela negara.
Rombongan lantas melanjutkan studi ke Direktorat Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI. Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Ir. Edison Suagian menerima rombongan bersama Kasubdit Bela Negara Ni Putu Myari Artha.
Edison memberi apresiasi tinggi atas komitmen TP PKK dan Kesbangpol Badung yang proaktif memperkuat pilar kebangsaan di tengah masyarakat. Ia menegaskan penanaman nilai bela negara sangat erat kaitannya dengan pembentukan karakter sehari-hari.
Nilai Kebangsaan Ditanam Sejak Dini dari Rumah
Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyebut hasil studi ini akan menjadi bekal bagi para kader PKK. Nilai cinta tanah air, toleransi, gotong royong, dan persatuan akan ditanamkan sejak dini mulai dari lingkup keluarga.
"Bela negara tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Menanamkan cinta tanah air kepada anak-anak, menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, bergotong royong, dan peduli terhadap lingkungan merupakan bagian dari bela negara yang dapat kita mulai dari keluarga," ungkap Ny. Rasniathi.
Kolaborasi Lintas Instansi Perluas Jangkauan Edukasi
Kepala Badan Kesbangpol Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menilai kolaborasi lintas instansi bersama jajaran PKK sebagai langkah taktis dan strategis. Tujuannya memperluas jangkauan edukasi wawasan kebangsaan di Kabupaten Badung.
Pihaknya berharap hasil kunjungan dapat segera ditindaklanjuti melalui program kerja nyata yang aplikatif bagi masyarakat. Dua kementerian menjadi tujuan karena keduanya menaungi urusan ideologi, karakter, dan bela negara yang relevan dengan program PKK di tingkat desa dan kelurahan.