Pencarian

Bank Mandiri Tanam Mangrove di 1,3 Juta Hektar Lahan Kritis, Target Serap Emisi Lewat Livin'

Selasa, 28 Juli 2026 • 11:41:32 WIB
Bank Mandiri Tanam Mangrove di 1,3 Juta Hektar Lahan Kritis, Target Serap Emisi Lewat Livin'
Bank Mandiri menanam mangrove di lahan kritis seluas 1,3 juta hektar sebagai bagian dari program pemulihan ekosistem pesisir.

BALI — Bank Mandiri mengambil langkah konkret dalam menghadapi krisis lingkungan dengan fokus pada ekosistem mangrove. Indonesia, yang memiliki hutan mangrove terbesar di dunia, kehilangan 1,3 juta hektar lahan akibat deforestasi dan alih fungsi. Lewat program ini, Mandiri berupaya memulihkan area kritis tersebut.

Mengapa Mangrove Jadi Prioritas Bank Mandiri?

Mangrove dikenal sebagai ekosistem karbon biru yang mampu menyerap emisi karbon dioksida hingga lima kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis biasa. Bank Mandiri memanfaatkan potensi ini dengan menanam mangrove di sejumlah wilayah pesisir yang terdampak. Aksi ini tidak hanya mengurangi emisi, tetapi juga melindungi garis pantai dari abrasi dan menyediakan habitat bagi biota laut.

Program ini terintegrasi dengan aplikasi Livin', platform digital milik Bank Mandiri. Nasabah dapat berkontribusi langsung melalui fitur donasi atau program poin yang dikonversi menjadi bibit mangrove. Setiap transaksi tertentu di Livin' akan memicu penanaman pohon di lokasi yang telah ditentukan.

Dampak Langsung untuk Masyarakat Pesisir

Penanaman mangrove membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Warga lokal dilibatkan dalam proses penanaman dan perawatan, menciptakan lapangan kerja baru di daerah terpencil. Selain itu, ekosistem yang pulih meningkatkan hasil tangkapan ikan dan udang, sumber pendapatan utama warga pesisir.

Bank Mandiri menargetkan ribuan hektar lahan mangrove baru dalam beberapa tahun ke depan. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa setiap hektar mangrove dewasa dapat menyerap hingga 3.000 ton karbon per tahun. Dengan skala program ini, Mandiri berpotensi mengurangi emisi nasional secara signifikan.

Rencana ke Depan: Skala Lebih Besar

Bank Mandiri berencana memperluas program ini ke provinsi lain seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Papua. Kerja sama dengan lembaga riset dan pemerintah daerah akan diperkuat untuk memastikan keberlanjutan. Langkah ini sejalan dengan target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.

Inisiatif karbon biru Mandiri menjadi contoh bagaimana sektor perbankan dapat berperan aktif dalam mitigasi perubahan iklim. Lewat Livin', nasabah kini memiliki akses mudah untuk turut serta menjaga lingkungan tanpa harus meninggalkan rutinitas harian.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks