DENPASAR — Bantuan perbaikan rumah bagi warga kurang mampu itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Penyerahan berlangsung di Jalan Tukad Balian, Denpasar, Bali, pada Sabtu (24/10/2026).
Jaya Negara menyebut bantuan perbaikan rumah bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 untuk 19 unit. Sementara tiga unit lainnya didanai melalui program corporate social responsibility (CSR) hasil kolaborasi dengan perusahaan daerah di lingkungan Pemkot Denpasar.
Dua Perumda Ikut Menanggung Tiga Unit Rumah
Dari tiga unit yang memperoleh bantuan lewat CSR, dua unit berasal dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma. Satu unit lainnya berasal dari Perumda Bhukti Praja Sewakadarma.
Kolaborasi itu menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan daerah dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak dan aman. Jaya Negara mengatakan program RLH merupakan bagian dari komitmen Pemkot Denpasar dalam mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Rumah I Nyoman Mertha Yasa Kini Selesai Dibedah
Salah seorang penerima manfaat, I Nyoman Mertha Yasa, menyampaikan rasa haru dan apresiasi kepada Pemkot Denpasar beserta jajaran perusahaan daerah. Ia mengaku bersyukur karena rumahnya kini telah selesai diperbaiki dan menjadi hunian yang lebih layak untuk ditempati bersama keluarga.
"Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar dan juga Perumda Kota Denpasar yang telah memberikan kesempatan dan bantuan ini. Astungkara hari ini rumah saya sudah selesai dibedah," ungkap Nyoman Mertha Yasa.
Sebaran Penerima di Empat Kecamatan
Ke-22 unit rumah yang diperbaiki tersebar di empat kecamatan di wilayah Denpasar. Pemkot menempatkan program RLH sebagai instrumen pengentasan kemiskinan yang berjalan berdampingan dengan perbaikan kualitas hidup warga.
Skema pendanaan gabungan antara APBD dan CSR perusahaan daerah membuka ruang bagi Perumda lain untuk ikut menanggung perbaikan rumah warga pada tahap berikutnya.