Sopir Pikap Kehilangan Tas Berisi Uang dan Dokumen saat Ganti Ban di SPBU Jembrana, Pelaku Terekam CCTV

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 13:00:14 WIB
Sopir pikap kehilangan tas berisi uang dan dokumen saat ganti ban di SPBU Jembrana.

NEGARA — Seorang sopir mobil pikap menjadi korban pencurian saat sedang mengganti ban kendaraannya di SPBU Rahayu, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Pelaku berhasil membawa kabur tas selempang milik korban yang berisi uang tunai, telepon genggam, hingga dokumen penting.

Peristiwa itu terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tersebut. Rekaman menunjukkan pelaku bergerak cepat mengambil tas dari dalam mobil pikap saat korban tengah fokus mengganti ban di sisi lain kendaraan.

Modus Pelaku: Mengincar Korban yang Lengah

Modus operandi yang digunakan pelaku tergolong klasik namun efektif. Pelaku mengincar korban yang sedang lengah karena sibuk dengan aktivitas perbaikan kendaraan di luar mobil. Dalam rekaman CCTV, terlihat pelaku mendekati kendaraan korban, membuka pintu, dan mengambil tas selempang yang diletakkan di dalam kabin.

Kejadian ini terjadi di siang hari, saat SPBU cukup ramai. Pelaku diduga sudah mengamati korban sejak awal dan menunggu momen yang tepat untuk beraksi. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku.

Kerugian Korban dan Imbauan Kepolisian

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiel yang tidak sedikit. Selain uang tunai dan ponsel, beberapa dokumen penting seperti surat kendaraan dan identitas diri ikut raib dibawa kabur pelaku. Kerugian pastinya masih dalam pendataan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Pihak kepolisian setempat mengimbau masyarakat, khususnya pengendara, untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan saat berhenti di tempat umum. "Jangan pernah lengah, meskipun hanya turun sebentar. Barang berharga sebaiknya dibawa atau diamankan dengan baik," ujar seorang petugas dari Polres Jembrana.

CCTV Jadi Kunci Awal Penyelidikan

Rekaman CCTV dari SPBU Rahayu menjadi barang bukti utama yang digunakan polisi untuk mengungkap identitas pelaku. Petugas tengah memeriksa rekaman dari berbagai sudut untuk mendapatkan ciri-ciri fisik dan nomor kendaraan yang digunakan pelaku saat melarikan diri.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang kerap berhenti di SPBU atau tempat keramaian lainnya. Kelengahan sesaat bisa berakibat fatal. Polisi meminta siapa pun yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat guna mempercepat proses penangkapan.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: baliexpress.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top