Pencarian

Abrasi di Pura Rambut Siwi Jembrana Makin Parah, Tanggul Sepanjang 72,7 Meter Jebol Terkikis Ombak

Kamis, 21 Mei 2026 • 15:10:01 WIB
Abrasi di Pura Rambut Siwi Jembrana Makin Parah, Tanggul Sepanjang 72,7 Meter Jebol Terkikis Ombak
Tanggul sepanjang 72,7 meter di Pura Rambut Siwi Jembrana jebol akibat abrasi ombak.

JEMBRANA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mencatat kerusakan paling parah di Pura Rambut Siwi terjadi sejak Desember 2025. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengatakan abrasi di lokasi tersebut sudah berlangsung lama dan kian mengkhawatirkan.

“Berdasarkan hasil asesmen lapangan, abrasi di lokasi tersebut sudah sering terjadi. Kondisi paling parah terjadi pada bulan Desember 2025,” kata Agus, Kamis (21/5/2026).

Dua Bangunan di Sekitar Tanggul Rusak, Bangunan Utama Masih Aman

Selain merusak tanggul, ombak yang menerjang juga menggerus bagian bawah dua bangunan yang berada di dekat garis pantai. Meski demikian, struktur utama Pura Rambut Siwi dipastikan masih aman.

“Jarak antara tanggul dengan pura sekitar 19 meter dengan tinggi tanggul kurang lebih dua meter,” ujar Agus. Posisi pura yang lebih tinggi dari titik abrasi menjadi penyelamat utama kawasan suci tersebut.

BPBD Minta Perbaikan Segera Dilakukan Sebelum Cuaca Ekstrem

BPBD Jembrana mengingatkan abrasi masih berpotensi terjadi sewaktu-waktu, terutama saat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi melanda pesisir selatan Bali. Karena itu, tanggul yang rusak dinilai perlu segera diperbaiki untuk mencegah kerusakan lebih luas.

Saat ini, pengempon (pengurus) pura masih menunggu tindak lanjut perbaikan tanggul dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Bali. Agus menjelaskan, pihak BWS sebelumnya telah dua kali melakukan pengecekan ke lokasi abrasi.

Pura Rambut Siwi, Destinasi Religi yang Terus Terancam Abrasi

Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi di Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, merupakan salah satu pura penting di Bali. Letaknya yang persis di tepi pantai selatan Jembrana membuat kawasan ini rentan terhadap abrasi setiap tahun.

Petugas BPBD Jembrana terus melakukan asesmen dampak bencana di lokasi pura. Masyarakat setempat berharap perbaikan tanggul segera direalisasikan agar aktivitas keagamaan dan kunjungan wisatawan tidak terganggu.

Bagikan
Sumber: denpasar.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks