TABANAN — Sebanyak 85 paket menu ikan, mulai dari nugget, siomay, hingga sate ikan, dibagikan kepada siswa kelas 1 hingga 6 di SD Negeri 1 Antosari. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang digencarkan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Bunda Rai, sapaan akrab Ketua Forikan Tabanan, menekankan bahwa protein hewani dari ikan mengandung asam amino esensial dan omega 3 yang krusial bagi perkembangan jaringan otak anak. “Pada masa pertumbuhan, anak-anak sangat membutuhkan asupan nutrisi seimbang dan protein hewani yang bersumber dari ikan,” ujarnya di hadapan para guru dan siswa.
Program ini tidak hanya berhenti di pembagian makanan. Edukasi tentang gizi seimbang juga diberikan langsung kepada anak-anak agar terbiasa mengonsumsi ikan sejak dini. Bunda Rai optimis, kebiasaan ini akan menular dari sekolah ke rumah masing-masing.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tabanan, I Made Yudiana, Camat Selemadeg Barat, serta jajaran TP PKK dan Forikan setempat. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen lintas sektor dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Yudiana menjelaskan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan perkembangan anak. Pihaknya berharap kampanye ini mampu memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Agar tidak membosankan, menu yang disajikan dibuat menarik dan ramah anak. Olahan seperti fillet tepung, nugget ikan, dan sate ikan menjadi favorit para siswa. Langkah ini diambil untuk mengatasi rendahnya konsumsi ikan pada anak-anak yang kerap memilih makanan instan.
Bunda Rai menambahkan, “Kita ingin anak-anak Tabanan menjadi generasi yang pintar, sehat, cerdas, dan berdaya saing, karena ikan mengandung banyak vitamin, protein, dan omega 3 yang sangat baik untuk kecerdasan otak.”
Program Gemarikan merupakan bagian dari strategi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tabanan. Dengan membiasakan anak mengonsumsi ikan, pemerintah berharap kualitas gizi masyarakat meningkat secara signifikan. Edukasi ini juga menyasar orang tua agar lebih memperhatikan pola konsumsi anak di rumah.
Kegiatan serupa direncanakan berlangsung secara serentak di seluruh kecamatan di Tabanan. Pemerintah daerah menargetkan perubahan pola makan masyarakat jangka panjang demi melahirkan generasi emas yang sehat dan cerdas.
Dalam pembagian paket menu seimbang tersebut, terdapat lima jenis olahan ikan yang disajikan, yaitu ikan gurami, fillet tepung, nugget ikan, siomay ikan, dan sate ikan. Seluruh menu dirancang agar mudah diterima oleh lidah anak-anak.
Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus menggelar kegiatan serupa secara bergilir di sekolah-sekolah dasar lainnya. Tidak ada jadwal pasti yang dirilis, namun program ini menjadi agenda rutin Forikan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat sepanjang tahun 2026.