DENPASAR — PT Jasamarga Bali Tol (JBT) mencatat volume lalu lintas di Tol Bali Mandara sepanjang 2025 menembus angka 20,2 juta kendaraan. Rata-rata harian, sebanyak 55.863 unit kendaraan melintas di ruas yang menghubungkan kawasan Bandara Ngurah Rai, Nusa Dua, dan Kota Denpasar itu.
Direktur Utama PT JBT I Ketut Adiputra Karang mengatakan peningkatan volume lalu lintas ini juga berdampak langsung pada kinerja keuangan perseroan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025, ia mengumumkan total pendapatan perusahaan mencapai Rp216,4 miliar.
Pendapatan dan EBITDA Tumbuh Dua Digit
“Pendapatan tumbuh sebesar 10,53 persen dibandingkan dengan perolehan 2024 yang tercatat sebesar Rp195,8 miliar,” ujar Adiputra di Denpasar, Selasa.
Tak hanya pendapatan, laba murni atau EBITDA perseroan juga mencatatkan pertumbuhan. Angkanya mencapai Rp157,2 miliar, naik 15,69 persen dari capaian tahun sebelumnya. Menurut Adiputra, tren positif ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis dan efisiensi biaya yang berkelanjutan.
Antisipasi Lonjakan Arus dan Peningkatan Layanan
Untuk merespons tingginya mobilitas masyarakat, PT JBT melakukan sejumlah langkah operasional. Salah satunya, menambah dua unit Gardu Tol Otomatis (GTO) khusus kendaraan Golongan I di Gerbang Tol Benoa sejak 22 Desember 2025 untuk mengantisipasi lonjakan arus libur Natal dan Tahun Baru.
Dari sisi infrastruktur, pengelola mengklaim berhasil memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100 persen. Indeks Kepuasan Pelanggan yang diraih pun terbilang tinggi, yakni 5,68 dari skala 6,00.
Pergantian Komisaris dari Perwakilan Badung
Dalam RUPST yang sama, para pemegang saham juga melakukan pergantian jabatan komisaris. I Wayan Suweta resmi ditunjuk sebagai komisaris perseroan yang merupakan perwakilan Pemkab Badung, menggantikan Kompyang Raka Swandika. Masa jabatan Suweta akan dimulai pada 1 Juni 2026.
RUPST dihadiri oleh perwakilan sejumlah pemegang saham, termasuk PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Pemprov Bali, Pemkab Badung, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Konektivitas dan Layanan 24 Jam
Adiputra menambahkan, perseroan berkomitmen menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi negeri. Ia mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan Tol Bali Mandara dapat menghubungi pusat layanan Jasa Marga di nomor 133, yang beroperasi 24 jam.