Percobaan Perampokan Dokter Muda di Denpasar, Pelaku Todongkan Alat Kejut Listrik saat Siang Hari

Penulis: Vino Bastian  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:51:55 WIB
Dokter muda menjadi korban percobaan perampokan dengan alat kejut listrik di Denpasar Selatan.

DENPASAR — Aksi percobaan perampokan dengan kekerasan terjadi di kawasan padat penduduk Panjer, Denpasar Selatan, pada siang bolong. Seorang dokter muda berinisial JRR, 26 tahun, yang merupakan warga Makassar, menjadi sasaran pelaku yang menggunakan alat kejut listrik atau stun gun.

Pelaku Todongkan Stun Gun saat Korban Hendak Masuk Mobil

Peristiwa bermula saat korban hendak masuk ke dalam kendaraannya di pinggir jalan. Pelaku tiba-tiba mendekat dan langsung menodongkan alat kejut listrik ke arah korban sambil mengancam.

Beruntung, korban sempat berteriak dan menarik perhatian warga sekitar. Pelaku yang panik kemudian melarikan diri tanpa sempat membawa kabur kendaraan maupun barang berharga milik korban.

Korban Alami Trauma, Polisi Masih Buru Pelaku

Akibat kejadian tersebut, JRR mengalami syok dan trauma psikis. Ia sempat mendapat pendampingan dari rekan-rekan sesama dokter di Denpasar sebelum akhirnya melapor ke Polresta Denpasar.

Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah pelaku maupun barang bukti yang diamankan di lokasi.

Aksi Kriminal di Siang Hari Kembali Jadi Sorotan

Kejadian ini kembali menyoroti tingkat kriminalitas jalanan di wilayah perkotaan Denpasar. Kawasan Panjer dikenal sebagai area padat aktivitas dengan banyak kos-kosan dan rumah kontrakan yang dihuni mahasiswa serta pekerja muda.

Warga sekitar berharap aparat meningkatkan patroli, khususnya di jam-jam rawan seperti siang hingga sore hari. Beberapa warga juga mengaku mulai khawatir untuk beraktivitas sendirian di area parkir terbuka.

Apa yang Harus Dilakukan jika Menghadapi Percobaan Perampokan?

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melawan secara fisik jika pelaku membawa senjata. Prioritaskan keselamatan diri, berteriaklah untuk menarik perhatian warga sekitar, dan segera laporkan kejadian ke kantor polisi terdekat.

Korban juga disarankan untuk mencatat ciri-ciri fisik pelaku, kendaraan yang digunakan, serta arah pelarian guna mempermudah penyelidikan aparat.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: radarbadung.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top