JEMBRANA — Suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, mendadak hening pada Senin pagi (1/6). Seorang penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa ditemukan meninggal dunia di area dermaga Pelabuhan Lintas Cepat (LCM).
Korban diketahui sempat mendapatkan pertolongan pertama dari petugas pelabuhan. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tiba di area dermaga dan hendak naik kapal menuju Jawa. Saat berada di pelabuhan, ia tiba-tiba mengalami kondisi darurat. Petugas keamanan dan medis di lokasi sempat memberikan bantuan awal, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak pelabuhan maupun kepolisian mengenai penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara mengarah pada kondisi kesehatan yang mendadak menurun.
Petugas pelabuhan langsung mengamankan lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang.
Pelabuhan Gilimanuk sendiri merupakan salah satu jalur utama penghubung antara Pulau Bali dan Pulau Jawa. Arus penumpang di pelabuhan ini cukup padat, terutama pada pagi hari.
Pihak kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk masih melakukan penyelidikan awal. Mereka menunggu hasil visum dari rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian korban.
Sementara itu, aktivitas pelayaran di Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan tetap berjalan normal. Tidak ada penundaan jadwal kapal akibat kejadian ini.
Identitas korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang. Petugas masih berupaya menghubungi keluarga korban untuk memberikan informasi lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pihak pelabuhan juga mengingatkan para calon penumpang untuk selalu memeriksa kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan.