Festival Jatiluwih 2026 Masuk Kalender Kemenpar, Siapkan Sport Tourism dan Panen Raya Massal untuk Wisatawan

Penulis: Yanto Prasetya  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 13:11:01 WIB
Festival Jatiluwih 2026 resmi masuk Kalender Event Nasional Kemenpar sebagai ajang wisata budaya dan olahraga.

TABANAN — Masuknya Festival Jatiluwih 2026 ke dalam Kalender Event Nasional (KEN) Kemenpar menandai pengakuan resmi terhadap potensi wisata budaya dan alam di kawasan Warisan Budaya Dunia UNESCO tersebut. Event tahunan ini akan mengombinasikan olahraga petualangan dengan tradisi agraris yang sudah berlangsung turun-temurun.

Sport Tourism di Tengah Sawah Terasering

Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah sport tourism. Wisatawan tidak hanya diajak menikmati pemandangan, tetapi juga berpartisipasi dalam kegiatan fisik seperti lari lintas alam atau trail running yang melintasi pematang sawah dan desa-desa sekitar Jatiluwih.

Rute-rute ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung berinteraksi dengan lanskap Subak, sistem irigasi tradisional Bali yang diakui dunia. Kegiatan ini diharapkan menarik minat wisatawan milenial dan komunitas olahraga alam terbuka.

Panen Raya Massal: Wisatawan Bisa Ikut Memanen Padi

Atraksi utama lainnya adalah panen raya massal yang melibatkan wisatawan. Pengunjung akan diajak turun ke sawah menggunakan alat tradisional seperti ani-ani dan sabit, didampingi petani lokal.

Kegiatan ini bukan sekadar atraksi wisata, tetapi juga upaya memperkenalkan siklus pertanian padi kepada generasi muda dan wisatawan asing. Panen raya biasanya digelar pada puncak musim panen di kawasan subak Jatiluwih yang jatuh sekitar pertengahan tahun.

Dampak Langsung bagi Petani dan Pelaku UMKM Lokal

Masuknya festival ke KEN membawa dampak langsung bagi perekonomian warga. Lonjakan kunjungan wisatawan saat event berlangsung diproyeksikan meningkatkan penjualan hasil bumi, kerajinan, dan jasa pemandu wisata lokal.

Bagi pelaku UMKM di Desa Jatiluwih dan sekitarnya, momen ini menjadi kesempatan memasarkan produk langsung ke pasar yang lebih luas. Warung-warung makan di sepanjang jalur trekking juga akan menikmati peningkatan omzet selama festival berlangsung.

Apa Itu Kalender Event Nasional Kemenpar?

Kalender Event Nasional (KEN) adalah daftar resmi event pariwisata unggulan yang disusun dan disahkan oleh Kementerian Pariwisata setiap tahun. Masuk dalam KEN berarti sebuah event mendapatkan dukungan promosi nasional, pendanaan, dan koordinasi lintas instansi.

Bagi Festival Jatiluwih, status ini menjadi jaminan bahwa event tersebut akan dipromosikan secara masif ke pasar wisatawan nusantara dan mancanegara melalui kanal resmi Kemenpar, termasuk pameran internasional dan platform digital.

Bagaimana Cara Wisatawan Ikut Serta?

Pendaftaran untuk kegiatan sport tourism dan panen raya massal biasanya dibuka beberapa bulan sebelum hari pelaksanaan. Wisatawan dapat mendaftar secara daring melalui portal resmi event atau langsung di lokasi pada hari-H.

Bagi yang ingin menginap, tersedia homestay dan penginapan tradisional di desa-desa sekitar Jatiluwih. Akses menuju lokasi bisa ditempuh sekitar 30 menit dari Kota Tabanan atau satu jam perjalanan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top